Berburu Berkah Bulan Ramadhan dengan Hidupkan 10 Malam Terakhir

Suaramuslim.net – Sepuluh hari terakhir Ramadhan merupakan masa perburuan. Berburu berkah dan tentu saja Lailatul Qadar. Masjid-masjid besar dibanjiri jama’ah mengejar satu malam yang lebih baik dari seribu bulan. Simak uraian berikut untuk menghidupkan sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan.

Makan Sedikit Saat Berbuka

Makan sedikit saat berbuka akan mengurangi rasa kantuk saat beribadah di malam harinya. Tujuannya, agar tidak mengganggu ibadah atau itikaf di sepuluh malam terakhir sehingga ibadah tetap fokus dan lebih khusyu’.

Shalat Fardhu Berjamaah Beserta Shalat Sunnahnya

Usahakan untuk tidak meninggalkan shalat wajib atau shalat fardhu berjamaah di sepuluh malam terakhir ramadha karena pahala shalat berjamaah lebih besar dua puluh tujuh kali lipat pahala shalat sendirian. Tidak hanya shalat wajib saja, di sepuluh malam terakhir ada baiknya untuk melengkapi shalat wajib dengan shalat sunnah rawatib dan nawafil.

Mandi antara Shalat Maghrib dan Isya’

Bersucilah dengan mandi sebelum anda melaksanakan itikaf atau ibadah lainnya maka disarankan untuk membersihkan diri dengan mandi diantara waktu shalat maghrib dan shalat isya.

Beri’tikaf

Ibnu Hazm rahimahullah berkata, I’tikaf dalam bahasa Arab berarti iqomah (berdiam). Setiap yang disebut berdiam di masjid dengan niatan mendekatkan diri pada Allah, maka dinamakan i’tikaf, baik dilakukan dalam waktu singkat atau pun lama. Manfaatkan waktu i’tikaf selama waktu malam dengan mengerjakan ibadah lain seperti shalat tahajud, membaca Alqur’an berzikir dan berdoa kepada Allah SWT. Rasulullah sendiri biasa melaksanakan itikaf di sepuluh malam terakhir untuk mendapatkan malam lailatul qadar.

Membaca Al-Qur’an

Perbanyaklah membaca al-Quran di sepuluh malam terakhir. Memperbanyak membaca al-Qur’an sangat disarankan pada sepuluh malam terakhir di bulan Ramadhan. Karena dengan membaca al-Quran, dapat bertambahlah keimanan seseorang. Allah berfirman, “Sesungguhnya orang-orang yang beriman adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetar hatinya, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, bertambah kuat imannya dan hanya pada Allah mereka bertawakal.” (QS. Al Anfal : 2).

Bersedekah, Berbuat Baik dan Menyambung Tali Silaturahmi

Di dalam al-Qur’an  tentang tanda orang beriman, Allah berfirman, “Dan yang menginfakkan rizki yang Kami berikan kepada mereka.” (QS. Al-Anfal: 3). Muslim yang bersedekah, di sepuluh malam terakhir Ramadhan akan mendapatkan pahala yang berlimpah serta mendapatkan keutamaan dari sedekah yang dilakukan di bulan Ramadhan.  Tak hanya menjaga hubungan baik dengan Allah, namun seorang muslim juga harus menjaga hubungan baiknya pada sesama manusia  dengan menjaga tali silaturahim.

Demikian amalan-amalan yang dapat dilakukan di  sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan. Semoga tetap bisa beristiqamah dijalannya untuk mendapatkan keutamaan sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan dan mendapatkan pahala serta dijauhkan dari api neraka. (muf/smn)

Suara Muslim

Suara Muslim adalah jejaring media, menyajikan ragam materi yang mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan secara on air, off air dan online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan
Bagikan