Jum’at Para Pemenang

Jum’at merupakan hari yang penuh berkah dan mempunyai banyak kemulian bagi orang Islam. Allah SWT. juga telah mengkhususkan hari jumat bagi seperti halnya hadits berikut yang diriwaytkan oleh  Imam Muslim dari Abu Hurairah dan Hudzaifah Radhiyallahu anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

“أَضَلَّ اللهُ عَنِ الْجُمُعَةِ مَنْ كَانَ قَبْلَنَا فَكَانَ لِلْيَهُوْدِ يَوْمُ السَّبْتِ وَكَانَ لِلنَّصَارَى يَوْمُ الأَحَدِ فَجَاءَ اللهُ بِنَا فَهَدَانَا اللهُ لِيَوْمِ الْجُمُعَةِ.”

‘Allah menyimpangkan kaum sebelum kita dari hari Jum’at. Maka untuk kaum Yahudi adalah hari Sabtu, sedangkan untuk orang-orang Nasrani adalah hari Ahad, lalu Allah membawa kita dan menunjukan kita kepada hari Jum’at.’” [Al-Hadits] [3]

kemuliaan malam Jum’at dan hari Jum’at yang Allah beikan kepada kaum muslim merupakan sebuah kenyataan, dengan artian bahwa :

  1. Mengetahui kemuliaan itu adalah ilmu,
  2. Meyakini kemuliaan itu adalah iman,
  3. Berusaha untuk meraih kemuliaan itu dengan amal ibadah sesuai Sunnah adalah “Jihadun-Nafs” dan,
  4. Menikmati perjuangan ini adalah Cinta.

 

Sebagai Muslim kita juga harus ingat bahwa tiba di masjid setelah adzan berkumandang atau pada saat khatib mulai khutbah adalah sebuah kelalaian. Jika itu menjadi sebuah kebiasaan maka itu pertanda bahwa kita sedang mengalami kelemahan iman yang sangat nyata.

Mengapa belum terlihat perlombaan bersegera ke masjid untuk shalat Jum’at?

Mengapa masih banyak yang berpakaian kurang layak untuk kemuliaan shalat Jum’at?

Mengapa masih banyak yang belum merutinkan tilawah Surah Al-Kahfi pada setiap malam Jum’at dan hari Jum’at?

Mengapa masih banyak yang belum bersungguh sungguh memperbanyak shalawat pada setiap malam Jum’at dan hari Jum’at?

Inilah pertanyaan yang mengandung sederet keprihatinan kepada orang islam saat melihat rendahnya iman pada kemuliaan Jum’at. Sungguh kemuliaan Jum’at memang hanya untuk para pemenang pilihan Allah.

 

Ya Rahman…

Karuniai kami hidayah untuk selalu berada diatas sunnah nabi-MU Muhammad SAW…

 

Oleh : Ust. Muhammad Sholeh Drehem

Bagikan Kebaikan Artikel ini..Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *