Marilyn Mornington: Islam Adalah Jalanku Mengenal Tuhan

0
42
marilyn mornington, kisah inspiratif, mualaf

Suaramuslim.net – Marilyn Mornington adalah seorang pengacara yang menjadi hakim di sebuah pengadilan negeri di Inggris. Kini, ia juga dikenal sebagai seorang dosen internasional dan penulis tentang hukum keluarga. Terutama tentang ke kerasan domestik yang dialami perempuan dan anak-anak. Wanita yang pernah menjadi penerima beasiswa di Biara Notre Dame ini memperoleh gelar hukumnya dari Sheffield University.

Perhatian dan pekerjaan utama Mornington adalah memberikan advokasi hukum bagi anak-anak dan perempuan yang menjadi korban kekerasan. Di mata Mornington, secara perlahan Islam mulai menanamkan dalam-dalam kebenaran itu di hatinya.

Awal Mula Mornington Mengenal Islam

Semua bermula saat Mornington, dalam sejumlah kasus keluarga, harus berhubungan dengan Muslim yang membutuhkan bantuannya. Melayani banyak Muslim, Mornington merasa perlu lebih banyak mengenal mereka, termasuk mengetahui latar belakang dan ideologi sang klien.

“Maka, aku mulai membaca referensi tentang Islam,” katanya.

Mornington tak berhenti pada buku-buku Islam. Ia mulai membaca Alquran di mana kemudian ia menemukan banyak panduan luar biasa tentang keluarga dan kisah-kisah mengagumkan tentang Rasulullah SAW dan istri-istri beliau.

Mornington tak pernah tahu, pengetahuan baru tentang Muslim itu tak saja membuatnya lebih memahami klien-klien Muslimnya, tetapi memahami Islam. Ia mengaku kagum pada ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW itu.

“Aku telah menggeluti profesiku lebih dari sepuluh tahun, dan aku menemukan ajaran yang indah tentang keluarga dalam Al Quran,” ungkapnya.

Karenanya, Mornington tak pernah merasa dihadapkan pada pilihan. “Tak ada pilihan. Aku hanya merasa Tuhan menuntunku pada satu jalan. Dan itu adalah Islam.’’

Sebagai seorang ahli hukum, salah satu tekad besarnya adalah menjadi advokat bagi Muslim secara luas, terutama perempuan. Selain mengadvokasi mereka dari kekerasan dan kesalahan pemaknaan ajaran agama, Mornington ingin perempuan menyadari posisi dan peran pentingnya di tengah keluarga. Menurutnya, kenakalan di kalangan remaja, seperti penggunaan obat terlarang dan pergaulan bebas, bisa dicegah dengan pendidikan keluarga.