MENGEJAR WAKTU DENGAN TENANG

Nikmat hidup yang dirasakan manusia merupakah salah satu nikmat yang diberikan Allah SWT. Nikmat yang tidak habis-habis diberikan kepada makhluk-Nya sudah sepantasnya kita menggunakannya dengan sebaik mungkin. Semua nikmat yang kita peroleh dan manfaatkan juga akan dimintai prtanggung jawaban oleh Allah di Akhirat kelak. Hal ini diperkuat dengan firman Allah yang artinya

“Telah semakin dekat kepada manusia hari menghisab amal mereka.” (QS. Al- Anbiya :1)

Selain itu, Rasulullah SAW juga mengingatkan pada ummatnya tentang lima perkara sebelum datangnya lima perkara, pesan tersebut terkandung dalam hadist yang disanadkan oleh Ibnu ‘Abbas dan diriwayatkan oleh Imam Hakim, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شَغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

“Pergunakanlah dengan sebaik baiknya, lima hal sebelum datang lima hal : Masa mudamu sebelum datang masa tuamu, Masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu, Masa kayamu sebelum datang masa miskinmu, Masa senggangmu sebelum datang masa sibukmu, Masa hidupmu sebelum datang masa matimu”.

Adapun hikmah yang dapat kita ambil pelajar dari hadist ini, guna untuk mendidik diri kita, keluarga kita ataupun saudara kita diantaranya :

  1. Mensyukuri nikmat Allah dengan sebaik baiknya.
  2. Mengoptimalkan nikmat Allah untuk semua bentuk amal ibadah.
  3. Mempersiapkan diri untuk kehilangan nikmat yang kita nikmati saat ini.
  4. Manajemen syukur melalui planning pengembangan kepribadian yang dilaksanakan secara disiplin dan terus meningkat melalui pengawasan diri dan introspeksi secara berkesinambungan.
  5. Penghayatan kesadaran imani melalui amal amal hati agar terhindar dari kelalaian.

Lima hal tersebut merupakan salah satu cara yang dapat kita gunakan untuk mengejar waktu agar hidup kita menjadi tenang dengan artian kita tidak terburu-buru atau terbebani dalam melakukan ibadah kepada Allah SWT. Ketika kita diberi hidup tenang kita akan merasa nyaman, ikhlas dan kehidupan suksespun akan kita raih. Sukses dengan menggunakan nikmat, waktu ataupun kesempatan yang Allah SWT berikan dengan sebaik-baik mungkin sebelum hilangnya kesempatan tersebut.

(Oleh : Ust Muhammad Sholeh Drehem)

Bagikan Kebaikan Artikel ini..Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *