Persiapan Finansial Menyambut Bulan Ramadhan

Suaramuslim.net – Ramadhan, bulan yang mulia itu sudah di depan mata. Tidak hanya fisik, persiapan finansial ternyata sangat diperlukan agar kita bisa memperoleh dengan komplit keberkahan-keberkahan yang disiapkan Allah ta’ala di bulan itu.

Mengenai persiapan finansial ini Ustadz Muhammad Sholeh Drehem, Lc, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Jawa Timur punya pesan tersendiri.

Menurut hadits Tirmidzi yang diriwayatkan Ibnu Majah, ia melanjutkan, dikatakan bahwa orang yang memberi makan orang yang berpuasa akan mendapatkan pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa. “MasyaAllah ini, lalu bagaimana kita bisa memberi takjil kepada orang lain jika tidak memiliki persiapan keuangan dari sekarang?” tanya alumnus Universitas Islam Imam Muhammad Ibnu Saud Riyadh ini.

Selain itu, di bulan Ramadhan juga perlu berinfaq. “Jangan spontanitas saat infaq. Mulai sekarang harus ada penataan, agar kita bisa berinfaq dengan infaq terbaik,” tegasnya. Jika biasanya hanya menganggarkan dua ribu rupiah setiap harinya, saat Ramadhan, infaq harus dinaikkan menjadi lima ribu rupiah per harinya misalnya, atau dengan angka yang lebih besar dari itu. “Semua amalan dilipatgandakan pahalanya, sungguh sayang jika tidak ada peningkatan,” tegasnya.

Ketika Ramadhan, ada zakat fitrah ada juga zakat maal yang banyak dari masyarakat kita mengeluarkannya di saat Ramadhan. “Bukankah itu juga butuh persiapan finansial?” tanyanya.

Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, ia melanjutkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, orang terbaik dan dermawan yang pernah hidup di dunia ini menjadi lebih dermawan saat Ramadhan. “Rasulullah adalah manusia paling dermawan. Puncak kedermawanannya terjadi pada bulan Ramadhan ketika Jibril mendatangi beliau. Sungguh, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lebih dermawan dan pemurah dengan kebaikan seperti angin yang berembus,” ujarnya melafalkan hadist tentang kedermawanan Rasulullah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dikatakan melebihi angin yang berhembus maksudnya, Rasulullah sangat ringan dan cepat dalam memberi, tanpa banyak berpikir, sebagaimana angin yang berhembus cepat. “Bukankah Rasulullah yang menjadi tuntunan kita?” tanyanya. Karena itu, imbuhnya, perlu perencanaan finansial dari sekarang, dengan berhemat jauh-jauh bulan sebelum Ramadhan.

Persiapan Lain dalam Menyambut Bulan Ramadhan

Selain finasial, menjaga kesehatan harus dimulai jauh-jauh hari sebelum Ramadhan. “Kita bisa melakukan general check up untuk melihat apa yang kurang dari kesehatan kita. Agar saat memasuki bulan Ramadhan fisik benar-benar prima dan mampu berpuasa sebulan penuh nantinya,” kata pria yang biasa dipanggil Ustadz Muhammad ini.

Karena sangat disayangkan apabila peluang-peluang kebaikan saat Ramadhan terlewat karena kondisi fisik yang kurang sehat. Kemudian pria yang menjadi Pembina di Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah  dan Komunikasi Islam (STIDKI) Ar Rahmah Surabaya ini menyarankan untuk menjaga pola makan dan pola istirahat, tidak lupa dengan berolahraga sebelum mulai Ramadhan.

Persiapan Pemikiran menurutnya juga perlu dilakukan dengan cara mempelajari fiqh Ramadhan seperti fiqh puasa, fiqh tarawih, zakat, i’tikaf dan yang terkait dengan permasalahan seputar Ramadhan.

Ada persiapan lain yang juga sangat dibutuhkan, yaitu persiapan  Ruhiyah. “Seperti mulai banyak berpuasa sunnah sebelum Ramadhan, berlatihan lagi membaca Al Qur’an dengan benar, melatih diri sendiri untuk bangun tengah malam melakukan sholat tahajud sebagai latihan untuk berjamaah tarawih, dan memperbanyak dzikir,” ujarnya.

Persiapan-persiapan semacam itu, lanjut Ustadz Muhammad, juga dilakukan para sahabat dan para tabi’in.  Mereka sudah mempersiapkan diri dua bulan sebelum datangnya Ramadhan, ketika memasuki bulan Rajab. “Mengisi Rajab dan Sya’ban dengan suasana keberkahan hidup. Hal tersebut merupakan kesiapan tersendiri dari kalangan orang-orang mukmin kala itu.”

“Apabila berbagai persiapan semacam ini dilakukan dengan penuh keistiqomahan, maka maksimal lah kita dalam menjalani bulan Ramadhan yang penuh keberkahan ini,” tutupnya. (Agl/smn)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Bagikan
Bagikan