Sunnah-Sunnah Rasul Dalam Tidur

Tidur adalah hikmah dari Allah, dengannya manusia bisa istirahat, mendapat ketenangan, menyegarkan tubuh dan mental. Nabi Muhammad mengangkat derajat tidur dari hanya sebuah tabiat manusia kepada makna ibadah kepada Allah.

Diantara adab-adab dan sunnah Sebelum tidur adalah;

(1) Tidur di awal waktu, karena memudahkan bangun sebelum subuh, orang yang ketika subuh masih tidur berarti syaitan telah mengencingi telinganya.

(2) disunnahkan wudhu dan gosok gigi,

(3) mengibas-ngibas atau membersihkan tempat tidur,

tidur 2(4) Tidur miring ke kanan dan meletakkan telapak tangan kanan di pipi kanan, jika tidur terlentang maka meletakkan kaki kanan di atas kaki kiri. Adapun tengkurap, maka Nabi melarangnya, karena tidur ini dibenci Allah dan termasuk tidurnya penghuni neraka.

(5) berdoa dengan doa yang diajarkan Nabi SAW, misalnya “dengan nama Allah aku tidur dan bangun. Jika Engkau tahan nyawaku ya Allah, maka ampunilah aku, dan jika Engkau kembalikan nyawaku ya Allah maka peliharalah dia sebagaimana Kau pelihara hamba-hambu yang shaleh.” Atau “Ya Allah dengan namamu aku hidup, dan dengan namamu pula aku mati.”

(6) Membaca ayat kursi dan surah al kafirun. Disunnahkan juga membaca surah al ikhlas, al falaq dan an nas sebanyak tiga kali kemudian ditiupkan di telapak tangan dan disapukan ke seluruh badan. Adapun untuk anak-anak maka orang tua bisa membacakan dan mengusap anaknya dengan bacaan tadi sebagai benteng perlindungan bagi anak.

(7) Bertobat dari segala dosa, dengan tujuan tidur dengan hati yang bersih dan memaafkan semua manusia. Rasulullah bersabda :” tidak bisakah kalian menjadi seperti Abu Dhom-Dhom, maka sahabat bertanya siapa Abu Dhom-Dhom itu wahai nabi?” Nabi menjawab, “beliau adalah laki-laki biasa, apabila dia hendak tidur, dia berkata ‘aku menyedekahkan kehormatanku bagi manusia. Siapa menyakitiku, siapa membicarakanku, siapa menggosipkanku, aku ampuni dan aku maafkan mereka semua.’

(8) Jika mimpi buruk, maka hendaklah mengucap taawudh 3 kali dan meludah ke sebelah kiri.

(9) Ketika bangun tidur, langsung mengusap wajahnya dengan kedua tangan, kemudian berdoa. “segala puji milik Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepadanyalah kami kembali”. Kemudian beliau bersiwak, wudhu dan shalat.

Nabi mengingatkan, ketika kita tidur syaitan mengikat kita dengan 3 ikatan, apabila kita bangun dan mengingat Allah maka terlepas satu ikatan, apabila wudhu maka terlepas ikatan kedua, dan apabila dilanjutkan shalat maka terlepas ikatan ketiga. Apabila manusia melakukan 3 ini maka dia akan bangun dalam keadaan yang baik dan menjalani hari dengan penuh kebahagiaan

Jika kita mengamalkan adab-adab Rasul ini kita akan terhubung dengan Allah dan Rasul meski kita tidur, tidur kita sama dengan bangun kita.

Ibnu Mas’ud: aku berharap mendapatkan sebagaimana yang kudapatkan diwaktu terjaga.

“ Wahai orang yang beriman jika kalian cinta Allah,maka ikutilah aku, maka Allah mencintai kalian”.

Bagikan Kebaikan Artikel ini..Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comments

comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *