Tips Jalani Puasa di Tanah Suci

Suaramuslim.net – Akhir – akhir ini, paket umroh Ramdhan yang dibuat banyak biro perjalanan, laris manis. Merasakan beribadah di bulan Ramadhan di tempat Nabi hidup dan berdakwah, tentu saja menjadikan pengalaman spiritual yang tidak terlupakan. Artikel berikut ini merupakan tips berbuka puasa di Masjidil Haram.

Suasana dan waktu yang berbeda dengan di Indonesia, membuat  umat Islam di tanah suci harus melakukan adaptasi diri dengan cepat. Detiktravel.com memberikan berbagai tipsnya.

1. Datang Maksimal 1 Jam Sebelum Adzan

Saat Ramadhan, hampir seluruh orang di Makkah ingin melewati waktu shalat di Masjidil Haram. Maka dari itu, waktu paling lambat untuk masuk ke dalam masjid adalah 1 jam sebelum adzan. Terlebih jika saat menjelang berbuka. Usahakan untuk datang 1 jam sebelum, maksimal datang 1,5 jam sebelum adzan Maghrib. Jika tidak begitu, kawasan masjid akan penuh dengan jamaah. Karena jika sudah penuh, pintu masuk masjid otomatis ditutup oleh para askar (penjaga masjid). Kemungkinan masuk ke dalam masjid pun luruh sudah dan Anda akan melakukan shalat di pelataran masjid.

2. Pastikan Berwudhu Terlebih Dahulu

Satu hal yang paling penting adalah memiliki wudhu selama berada di dalam Masjidil Haram. Karena tempat berwudhu yang berada di luar masjid, dan ketika pintu sudah ditutup maka akan membuat Anda kesulitan untuk masuk ke dalam lagi. Oleh karena itu, sekali lagi, pastikan Anda sudah wudhu dari berangkat ke Masjid. Bisa berwudhu dari hotel, atau wudhu di pelataran masjid.

3. Persiapkan Bekal untuk Buka Puasa

Satu hal yang harus dicoba saat Ramadhan di Tanah Suci adalah berbuka di masjid. Masjid yang paling menggoda adalah Masjidil Haram. Di bulan lain selain Ramadhan, banyak orang yang menawarkan makanan kala Maghrib yang membuat suasana berbuka di sana sungguh terasa hangat. Jadi meskipun jika tak membawa bekal pun tak menjadi masalah. Karena Anda akan dibanjiri makanan yang diberikan oleh jamaah sekeliling. Namun ada baiknya membawa bekal untuk bertukar dengan makanan di sekeliling Anda.

4. Membawa Botol Minum

Saat berbuka puasa, Anda akan merasa dehidrasi dan membutuh minum banyak. Walau ada begitu banyak galon air zam-zam lengkap dengan gelasnya, ada baiknya Anda membawa botol minum sendiri. Isi botol minum sebelum berbuka. Sehingga saat adzan Maghrib, Anda bisa langsung berbuka dengan meminum air zam-zam yang sudah anda siapkan. Karena biasanya, kawasan air zam-zam akan dipenuhi orang yang ingin minum dan anda tak perlu berdesakan lagi.

5. Pilihlah Tempat yang Nyaman

Pilihlah tempat yang nyaman untuk salat. Karena Anda akan lama berada di masjid. Pastikan tempat duduk Anda nyaman. Jika tak ingin pusing mencari jalan keluar masjid, pilihlah tempat shalat yang dekat dengan jalur masuk. Jika lupa membawa Al Quran, pilihlah tempat salat yang dekat dengan rak Quran. Jadi mengambil dan mengembalikan Quran pun jadi lebih mudah. Uraian di atas merupakan uraian singkat mengenai Anda yang menjalankan ibadah puasa di tanah suci. (muf/smn)

 

 


Suara Muslim

Suara Muslim adalah jejaring media, menyajikan ragam materi yang mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan secara on air, off air dan online.
Bagikan Kebaikan Artikel ini..Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn

Comments

comments

Suara Muslim

Suara Muslim adalah jejaring media, menyajikan ragam materi yang mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan secara on air, off air dan online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *