The 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana UNAIR ditutup kehangatan budaya dan gala dinner di Lamongan

LAMONGAN (Suaramuslim.net) – Suasana Pendopo Lokatantra, Lamongan, tampak meriah dan penuh kehangatan pada Jumat, 24 Juli 2026. Pendopo kabupaten malam itu menjadi saksi digelarnya Gala Dinner Penutupan The 6th Summer School 2026 yang mengusung tema “Connecting Cultures, Inspiring Collaboration”.

Acara puncak penutupan program internasional ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Tampak hadir Wakil Direktur 3 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) Prof. Dr. H. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum., Ketua Center of Women Empowerment in Law Enforcement (CWELE) Irjen Pol (Purn) Dr. Dra. Juansih, S.H., M.Hum., serta Hj. Anis Kartikawati Yuhronur Efendi, S.Kep., Ners, M.Ek., selaku istri Bupati Lamongan.

Kekuatan lokal dan pertumbuhan regional

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA., M.Ek., menyampaikan pidato kunci bertajuk “Lamongan: Local Strengths, Regional Growth”.

Ia memaparkan bagaimana potensi lokal menjadi fondasi utama dalam menggerakkan perekonomian daerah yang inklusif.

Melalui rangkaian kegiatan Summer School, para peserta diajak berinteraksi langsung dengan komunitas dan UMKM lokal. Mereka menyaksikan kreativitas warga; mulai dari kerajinan kain tenun khas Lamongan (“Tenun Parengan”) hingga menyelami sejarah dan budaya setempat.

Bupati yang akrab disapa Pak Yes ini menegaskan bahwa Lamongan bukan sekadar titik di peta Indonesia, melainkan pusat strategis bagi sektor pertanian, perikanan, industri menengah, hingga inovasi, yang ditopang oleh konektivitas transportasi mumpuni seperti jalan raya, jalur kereta api, pelabuhan, dan bandara.

Pertumbuhan ekonomi Lamongan yang stabil dan dibarengi penurunan tingkat pengangguran turut ditopang oleh tiga sektor utama, yakni pertanian, perdagangan, dan manufaktur.

Di balik pencapaian tersebut, kerja keras para petani, petambak, dan nelayan menjadi pilar penting penjaga ketahanan pangan daerah. Selain itu, sektor pariwisata yang didukung oleh wisata religi, pesisir, serta warisan kuliner khas turut memperkuat daya tarik daerah.

Ditutup dengan keceriaan bersama

Acara yang dipungkasi dengan penyeraham cindera mata selendamg tenun khas lamongan dan buku yang diserahkan langsung oleh Bupati Lamongan, dan penyerahan penghargaan kepada peserta summer school suasana formal perlahan mencair dan berubah menjadi penuh keakraban.

Penutupan The 6th Summer School 2026 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga semakin terasa hangat ketika seluruh peserta, tamu undangan, dan jajaran pejabat beranjak dari tempat duduk untuk bernyanyi serta bergoyang bersama dalam alunan meriah lagu “Kicau Mania” dan “Tabolabale”.

Gelak tawa dan goyangan bersama ini merefleksikan suksesnya misi acara dalam merajut kebersamaan lintas budaya, sekaligus meninggalkan kenangan mendalam bagi para peserta sebelum meninggalkan Kabupaten Lamongan.

Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.