Perjalanan Fitriyyah Alfiyyah Nur Diana, alumni D3 Teknik Gigi UNAIR yang memulai karier sebelum wisuda

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Perjalanan menuju dunia profesional tidak selalu dimulai dengan pengalaman dan keterampilan yang sudah matang. Bagi Fitriyyah Alfiyyah Nur Diana, alumni Program Studi D3 Teknik Gigi Universitas Airlangga (UNAIR), perjalanan tersebut justru dimulai dari rasa ingin belajar dan keberanian untuk terus menghadapi berbagai tantangan.

Fitriyyah, merupakan lulusan D3 Teknik Gigi Universitas Airlangga tahun 2025. Saat ini, ia bekerja sebagai staf divisi wax up di Abadi Dental Laboratory.

Perjalanan yang membawanya hingga berada di posisi tersebut menjadi bukti bahwa proses belajar selama perkuliahan dapat menjadi fondasi penting dalam membangun kompetensi dan kesiapan memasuki dunia kerja.

Menemukan dan mengembangkan kompetensi selama perkuliahan

Ketika pertama kali menempuh pendidikan di Program Studi D3 Teknik Gigi, Fitri mengaku belum memiliki pengetahuan maupun keterampilan mengenai dunia teknik gigi. Namun, proses pembelajaran selama perkuliahan secara bertahap membentuk kompetensi dan kepercayaan dirinya sebagai calon teknisi gigi.

Selama menjalani pendidikan, ia tidak hanya mendapatkan pembelajaran secara teori, tetapi juga memperoleh banyak pengalaman melalui kegiatan praktikum di laboratorium.

Praktikum menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembelajaran. Sebab, praktikum memberikan kesempatan untuk mengasah keterampilan teknis, ketelitian, kesabaran, serta kemampuan dalam menyelesaikan berbagai kasus di bidang teknik gigi.

Menurutnya, pemahaman teori yang kuat merupakan dasar penting untuk dapat menerapkannya dengan baik dalam praktik. Oleh karena itu, proses belajar tidak berhenti pada memahami materi di kelas, tetapi juga dilanjutkan dengan latihan secara konsisten agar keterampilan yang dimiliki semakin berkembang.

Selain kegiatan akademik, Fitri juga aktif mengikuti berbagai perlombaan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa D3 Teknik Gigi Universitas Airlangga.

Kegiatan tersebut menjadi kesempatan baginya untuk mengembangkan kemampuan teknis dan kreativitas sekaligus membangun rasa percaya diri dalam menunjukkan hasil karya.

Tidak hanya kemampuan teknis, pengalaman mengikuti perlombaan juga mengajarkannya mengenai pentingnya disiplin, kerja keras, sportivitas, dan semangat untuk terus belajar.

Pengalaman profesional dan internasional

Pengalaman selama menjadi mahasiswa tidak hanya diperoleh dari ruang kelas dan laboratorium. Fitri juga mengikuti program magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang memberikan kesempatan untuk mengenal lingkungan kerja di laboratorium teknik gigi secara lebih dekat.

Melalui pengalaman tersebut, ia dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar mengenai alur kerja profesional.

Ia juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta kemampuan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Universitas Airlangga turut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengikuti berbagai seminar yang menghadirkan teknisi gigi dari luar negeri. Bagi Fitri, kegiatan tersebut memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi, inovasi, serta standar praktik teknik gigi di tingkat internasional.

Pengalaman internasional tersebut kemudian semakin luas melalui program Outbound Part Time di Malaysia yang terselenggara melalui kerja sama dengan Universiti Kuala Lumpur (UniKL).

Kesempatan tersebut menjadi salah satu pengalaman yang berkesan karena ia dapat mengenal sistem pendidikan dan lingkungan akademik di luar negeri serta berinteraksi dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya.

Pengalaman tersebut tidak hanya memperluas wawasan, tetapi juga memotivasinya untuk terus meningkatkan kemampuan agar dapat berkembang dan bersaing di dunia profesional.

Memulai karier sebelum wisuda

Bagi Fitri, perjalanan karier sebenarnya telah dimulai sejak masih menjadi mahasiswa. Berbagai pengalaman akademik dan nonakademik yang diperoleh selama perkuliahan menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja.

Komitmennya untuk terus belajar dan mengembangkan diri kemudian membawanya mendapatkan kesempatan untuk memulai karier profesional bahkan sebelum menyelesaikan pendidikan.

Sekitar satu bulan sebelum wisuda pada tahun 2025, Fitri bergabung dengan Abadi Dental Laboratory di Surabaya sebagai teknisi gigi.

Kesempatan tersebut menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan profesionalnya. Ia dapat secara langsung menerapkan ilmu dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam pekerjaan sekaligus belajar menghadapi tuntutan dunia kerja yang sesungguhnya.

Hingga saat ini, Fitri masih menjadi bagian dari Abadi Dental Laboratory dan bekerja sebagai staf divisi wax up.

Dalam menjalankan pekerjaannya, ia terus berusaha mengutamakan ketelitian, kualitas, dan ketepatan waktu.

Pengalaman di dunia kerja juga membuatnya semakin memahami pentingnya komunikasi, kerja sama tim, tanggung jawab, serta kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi di bidang teknik gigi.

Pewarta: Mutia Arifin
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.