Dari penerima KIP-Kuliah jadi wisudawan terbaik UNAIR, Aldo Setiawan lanjut beasiswa magister

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Kisah haru sekaligus membanggakan hadir dalam perjalanan wisuda periode 263 Universitas Airlangga (UNAIR).

Aldo Setiawan yang lulus menjadi wisudawan terbaik dengan IPK 3,88 berhasil mendapatkan beasiswa dari Rektor UNAIR untuk melanjutkan perjalanan kuliahnya ke jenjang magister.

Perjalanannya sebagai wisudawan FEB UNAIR membawa dirinya menyampaikan pidato di hadapan ribuan wisudawan lainnya.

Ia menyampaikan kisahnya selama berkuliah mulai dari menemukan banyak ruang untuk belajar dan bertumbuh dari organisasi, menjadi asisten dosen, mentor olimpiade ekonomi, hingga terlibat dalam kegiatan pengabdian dan pengalaman profesional.

“Saya masih sangat ingat dahulu sebelum menjadi mahasiswa baru UNAIR, kedua orang tua saya mengatakan bahwa ketika saya kuliah nanti, percayalah bahwa itu bukan hanya hasil usaha diri sendiri, tetapi juga dari Allah SWT,” ujar Aldo.

Kalimat tersebut menjadi motivasi terbesarnya untuk terus berjuang menghadapi perkuliahan hingga saat ini.

Ruang untuk bertumbuh

Selain itu, ia dapat membuktikan dirinya bahwa dengan bantuan beasiswa KIP-Kuliah dapat tumbuh berkembang dengan belajar berjalan di atas kaki sendiri.

Bagi Aldo, beasiswa KIP-Kuliah bukan sekedar biaya bantuan pendidikan, tetapi juga merupakan tanggung jawab besar yang diserahkan dan dipercayakan kepadanya. 

“Saya berterima kasih kepada orang tua saya yang sampai saat ini tidak pernah menuntut untuk jadi apa dan harus memilih apa. Pada akhirnya semua keputusan dan pilihan ada pada saya dengan saya niatkan dan membuat tujuan yang baik,” tutur Aldo.

Aldo menyampaikan rasa terima kasih kepada keluarga, dosen, teman, dan seluruh lingkungan UNAIR yang telah memberikan dukungan serta ruang baginya untuk berkembang dan mencoba berbagai hal selama masa perkuliahan.

Ia juga memohon maaf atas segala kesalahan yang pernah dilakukan, seraya mengakui bahwa setiap pengalaman tersebut telah membantunya bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

Pelajaran berharga dari bangku kuliah

Salah satu perjalanan akademiknya dituangkan melalui tugas akhir mengenai hubungan perubahan iklim dengan stabilitas keuangan di Indonesia.

Ketertarikannya berangkat dari pandangan bahwa perubahan iklim bukan hanya persoalan lingkungan, melainkan juga dapat merambat ke sektor ekonomi dan keuangan.

Proses penelitian tersebut membuatnya berhadapan dengan persoalan yang kompleks, mulai dari pengolahan data, pemilihan metode, hingga interpretasi hasil.

Dari sana, ia menyadari bahwa persoalan ekonomi ke depan akan semakin multidimensional dan membutuhkan cara pandang yang lebih menyeluruh.

Selain itu, Aldo juga aktif mengikuti berbagai kegiatan seperti menjadi koordinator divisi soal Olimpiade Ekonomi di HIMA Ekonomi Pembangunan turut membentuk kemampuan kepemimpinannya.

Sementara menjadi asisten dosen mengajarkannya bahwa menjelaskan suatu konsep kepada orang lain juga menjadi cara untuk menguji kedalaman pemahaman diri sendiri.

Kini, keinginannya dalam melanjutkan langkah di bidang kebijakan ekonomi dan keuangan bukan hanya mimpi.

Aldo mengucapkan terima kasih mendalam kepada rektor UNAIR beserta jajarannya atas kesempatan emas yang telah diberikan.

Pewarta: Mutia Arifin
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.