Mengapa menjadi hari santri?

Mengapa menjadi hari santri?

Sudahkah Kita Mempersiapkan Generasi Yang Kuat
Ilustrasi santri, generasi penerus (Foto: Idntimes.com)

Suaramuslim.net – Saudara-saudaraku dan orang tuaku yang saya hormati, khususnya yang merayakan hari santri nasional. Adakah yang bisa mencerahkan, mengapa pada tanggal 22 Oktober kemudian menjadi hari santri bukan menjadi hari jihad nasional?

Padahal pada hari itu, Mbah Hasyim menyampaikan dan merestui jihad sebagai model perjuangan kebangsaan, yang tidak hanya ditujukan pada kaum santri saja, melainkan pada seluruh komponen anak bangsa terutama yang muslim?

Jihad adalah ruh, sedangkan santri adalah jasadnya.

Apakah kemudian kita tidak sedang merayakan jasadiyah, sementara ruhiyahnya menjadi kurang terperhatikan?

Jasadiyah sebagaimana kita ketahui, wajib hukumnya untuk nampak atau ditampakkan. Sedang ruhiyah adalah ghaib, tak nampak, tetapi tanpa itu jasadiyah adalah jenazah.

Jihadiyah adalah ruh dari maklumat jihad yang ditiupkan Mbah Hasyim pada saat tokoh-tokoh pejuang Surabaya meminta restu untuk melawan angkara murka kebatilan penjajah, dengan konsekuensi, para pejuang siap mati dan ikhlas menjemput kematian dengan ruhaniyah jihad yang disetujui oleh ulama.

Adakah hari santri juga berarti kita sedang membasuh hati kita untuk siap mati membela negeri ini? Semoga kita tak terkecoh pada jasadiyah.

Negeri ini butuh ruhaniyah, yang menyeimbangkan pembangunan jasadiyah yang gegap gempita, kecuali kita hanya ingin membangun jasad Indonesia tanpa ruh keindonesiaan.

Jasad pada waktunya akan berkalang dengan tanah, namun spirit ruhaniyah bisa kita terus wariskan pada generasi Indonesia berikutnya, bukan hanya untuk yang muslim tetapi seluruh anak bangsa yang mencintai negeri ini.

Wallahul muwafiq illa aqwamithoriq
Yudha Heryawan Asnawi
Opini yang terkandung di dalam artikel ini adalah milik penulis pribadi, dan tidak merefleksikan kebijakan editorial Suaramuslim.net.

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment