JAKARTA (Suaramuslim.net) – Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming menunaikan zakat di Istana Negara. Acara ini dihadiri para Menteri Kabinet Merah Putih, pejabat tinggi negara, direksi BUMN, serta kepala daerah yang turut menyalurkan zakatnya.
Peneliti Institute for Demographic and Affluence Studies (IDEAS), Muhammad Anwar, menilai bahwa langkah ini menjadi syiar positif untuk mendorong masyarakat menunaikan zakat dan donasi keagamaan lainnya.
“Pelaksanaan zakat oleh Presiden dan jajaran merupakan syiar yang baik agar masyarakat semakin terdorong untuk menunaikan zakat dan dana filantropi keagamaan lainnya,” ujar Anwar dalam keterangan tertulisnya kepada Suaramuslim.net, Jumat (28/03/2025).
Anwar melihat besarnya tekanan ekonomi kelas menengah bawah yang membuat masyarakat menahan pengeluaran. Diperlukan stimulus ekonomi agar ekonomi kembali bergairah dan dana filantropi Islam khususnya zakat, infak dan sedekah bisa mengambil peran tersebut.
“Diperlukan bantalan ekonomi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dan zakat bisa menjadi salah satu opsi untuk menggerakkan ekonomi serta menjadi alternatif untuk membantu perekonomian masyarakat bawah menjelang lebaran tahun ini,” ucap Anwar.
Anwar menilai bahwa langkah Presiden menunaikan zakat melalui lembaga filantropi adalah tindakan yang tepat dan bisa menjadi dorongan bagi masyarakat untuk melakukan hal yang sama yaitu berdonasi melalui lembaga filantropi.
“Untuk memaksimalkan potensi dan manfaat filantropi Islam, diperlukan adanya ‘migrasi donasi’ dari informal giving ke formal giving. Kemarin, Presiden dan jajarannya telah mencontohkannya,” tutur Anwar.
Namun, tidak cukup sampai di situ. Diperlukan kebijakan yang komprehensif dan menjaga kepercayaan masyarakat agar sektor filantropi bisa berkembang lebih baik lagi dan menjawab berbagai permasalahan sosial di Indonesia.
“Iklim filantropi yang sehat membutuhkan transparansi, akuntabilitas, dan dukungan kebijakan yang kuat. Jika kepercayaan masyarakat terhadap lembaga filantropi terus meningkat, maka potensi zakat dan donasi dapat dimaksimalkan untuk mengatasi berbagai tantangan sosial di Indonesia,” tutup Anwar.
Pewarta: Mutia Arifin
Editor: Muhammad Nashir