Suaramuslim.net – Renungan dhuha hari ini merupakan inspirasi dari surat Al Hujurat ayat 11. Allah swt berfirman:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِّن قَوْمٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُونُوا۟ خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلَا نِسَآءٌ مِّن نِّسَآءٍ عَسَىٰٓ أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوٓا۟ أَنفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا۟ بِٱلْأَلْقَٰبِ ۖ بِئْسَ ٱلِٱسْمُ ٱلْفُسُوقُ بَعْدَ ٱلْإِيمَٰنِ ۚ وَمَن لَّمْ يَتُبْ فَأُو۟لَٰٓئِكَ هُمُ ٱلظَّٰلِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.”

Ikhwah fillah…

Menghina itu berdosa, bahkan termasuk dosa besar. Menghina ciptaan-Nya adalah menghina Yang Mencipta. Dalam hinaan ada dosa buruk sangka. Dalam hinaan itu ada dosa ghibah. Menghina membuat syetan mudah menggoda untuk memunculkan amarah orang yang terhina.

Baca Juga :  Memurnikan Tobat Menuju Muslim yang Taat (2)

Menghina, sangat mengotori hati. Menghina, sangat melemahkan jiwa. Menghina, sangat berpeluang untuk mengulang-ulang dosa yang sama.

Menghina justru mengirim banyak pahala kepada orang yang dihina dan membangkrutkan pahala yang menghina. Bisa jadi yang dihina itu lebih mulia di mata Allah SWT dari yang menghina.

Saatnya kita cepat sadar. Menyesali dosa dari menghina…!! Segera bertaubat. Minta maaf, menebus dosa itu, dan terus memperbaiki diri!

Hasbunallah wa ni’mal wakil.
Astaghfirullah al ‘Azhim.

Ampuni dosa kami ya Rab.

11 Jumadil-Awwal 1440 H

2 COMMENTS

  1. Masya Allah, ustadz M.Saleh Drehem selalu menggunakan Bahasa Indonesia, bukan sekedar baik dan benar, tetapi penuh dg kesopanan tinggi, estetika yg indah dan memulyakan bahasa tulisan.
    Sehingga enak dibaca, seolah menyihir para pembacanya.
    Semoga tulisan tulisan beliau menginspirasi banyak para pendidik untuk mengadopsinya.
    Terima kasih ustadz M.S. Drehem, semoga Allah Azza
    Wa Jalla selalu Merahmati – Nya untuk selamanya, Aamiin.

    • Terima kasih atas kunjungan Anda di laman website kami.
      Jika Anda menginginkan informasi yang kami berikan secara aktual (update) silahkan kunjungi fanpage FB suaramuslim.net

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here