YDSF salurkan THR untuk 2.200 guru Al Qur’an

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Meskipun sebagian besar wilayah Surabaya tertutup mendung gelap dan sebagian lagi hujan deras, namun suasana bahagia menyelimuti Area Event Atrium IT Lantai 1 Maspion Square Surabaya. Di tempat tersebut, 2.200 guru Al-Qur’an kembali menerima Tunjangan Hari Raya (THR) dari Yayasan Dana Sosial al Falah (YDSF). THR yang dibagikan senilai Rp1,1 miliar, dan setiap guru mendapatkan Rp500 ribu.

Alhamdulillah, kami sangat bersyukur ada program THR ini,” ujar Ustadz Nadhom dari TPQ Al Muhajjir, Kedungpring, Lamongan.

Para guru di tempatnya mengajar, tiap bulannya mendapatkan insentif sekitar Rp200 ribu. Sehingga, THR dari YDSF ini sangat ditunggu-tunggu. Ustadz Nadhom pun mendoakan, YDSF bisa memberikan kemanfaatan yang lebih baik lagi terutama bagi para asatidz yang di grassroots.

Apresiasi setinggi-tingginya atas ikhtiar yang dilakukan YDSF untuk memuliakan para guru ngaji, diberikan oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Timur Imam Hidayat, S.Sos, M.M.

“Mewakili pemerintah Provinsi Jawa Timur, kami berterima kasih atas perhatian dan upaya yang dilakukan YDSF dengan memperhatikan para Guru Al-Qur’an,” ujar Imam.

Imam menambahkan, Pemprov Jatim juga mempunyai program bantuan bagi para tahfidz, yang telah berjalan lima tahun. Dengan adanya program THR untuk guru yang diinisiasi YDSF, maka melengkapi sinergi yang dilakukan, baik dari pemerintah dan juga dari masyarakat, yang sama-sama berusaha memberdayakan dan menyejahterakan umat.

Sementara itu, Ketua Pengurus YDSF H. Shakib Abdullah menuturkan bahwa program THR untuk Guru Al-Qur’an dapat terlaksana, lantaran kolaborasi indah antara YDSF, donatur, serta mitra. Dengan kerja sama yang baik, donasi dari para donatur dapat dikelola untuk kemudian dikembalikan kepada para penerima manfaat.

YDSF selalu berupaya meningkatkan kemanfaatan untuk umat. Dana yang telah dihimpun dan diberdayakan, lembaga yang telah mengemban amanah selama 38 tahun ini mengembalikan kepada penerima manfaat yang berhak. Lantaran menjalankan amanah dengan baik, karuan saja banyak doa dan harapan untuk kelanggengan dan kesejahteraan YDSF. YDSF sejahtera, umat semakin berdaya.

Selain itu, sejak memasuki 10 hari terakhir Ramadhan 1446 H, edukasi zakat yang dilakukan oleh YDSF semakin masif. Sebagai lembaga amil zakat dan wakaf (laziswaf) nasional, YDSF mengadakan penghimpunan dan pemberdayaan dana zakat dari para muzakki.

Pewarta: Mutia Arifin
Editor: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.