200 KK Rohingya Nikmati Daging Kurban dari Indonesia
200 KK Rohingya Nikmati Daging Kurban dari Indonesia (Foto: istimewa)

RAKHINE STATE (Suaramuslim.net) – Pengungsi Rohingya di Rakhine State merayakan Idhuladha dengan sukacita. Setelah melaksanakan salat Idhuladha bersama, mereka juga dapat menikmati daging kurban dari masyarakat Indonesia.

Semarak Hari Raya Idhuladha 1440 H dirasakan oleh pengungsi Muslim Rohingya di SarKipar, Rakhine State. Di tengah guyuran hujan, One Care bersama warga Rohingya lainnya menyembelih seekor sapi kurban.

Sapi kurban yang didonasikan melalui program Kurban Asia-Afrika (KAA) itu disembelih pada Ahad sore, 11 Agustus 2019. Dagingnya kemudian dibagikan kepada sekitar 200 KK pengungsi Rohingya.

“Alhamdulillah, puji syukur yang tak terhingga. Senin (12/8) di tengah guyuran hujan deras, relawan One Care telah mendistribusikan amanah masyarakat Indonesia berupa 1 ekor sapi di daerah SarKipar Village, Rakhine State,” ungkap Hadyan Arifianto, penanggungjawab program Kurban Asia Afrika (KAA) dalam rilis yang diterima suaramuslim.net, Senin (12/8).

Sapi kurban ini merupakan donasi dari Abubakar bin Abdullah (Bima), Azkar Jum’i bin Abdul Rauf (Palembang), Hanud bin K Sardiono (Jakarta), I.M Soekarno bin Yasri Rahman (Bandar Lampung), Ike Suprihatin (Tulungagung), Sabilal Rosyad bin Abdullah (Bima), dan Sugeng Waluyo (Sukoharjo).

Baca Juga :  Konferensi Internasional Rohingya Kritik DK PBB dan Seru Pemboikotan Myanmar

Melalui program KAA, One Care menyalurkan hewan kurban ke pengungsi Rohingya setiap tahun. Tahun lalu, pengungsi di SarKipar menerima 3 sapi dan 4 kambing. Sedangkan tahun ini, pengungsi setempat menerima 1 ekor sapi.

“Perjalanan yang tak mudah untuk menyampaikan amanah kurban dari masyarakat Indonesia ini bukanlah penghalang untuk terus berkhidmat buat saudara di Rohingya. Terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia yang telah berpatisipasi dalam program Kurban Asia Afrika,” pungkasnya.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here