SURABAYA (Suaramuslim.net) – Upaya meningkatkan kompetensi guru Al-Qur’an terus diperluas melalui program pelatihan dan sertifikasi yang menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Salah satunya dilakukan Griya Kualita, yang secara rutin menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Guru Tahfidz setiap bulan, baik secara offline maupun online.
Terbaru, Griya Kualita menggelar Pelatihan dan Sertifikasi Guru Tahfidz secara online pada Sabtu–Ahad, 26–27 September 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 15 hafidz dan hafidzah yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Madiun, Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Surabaya, Medan, Bondowoso, Jakarta, Pamekasan, dan daerah lainnya.
Selama kurang lebih 6 jam, para peserta mengikuti rangkaian pembelajaran dan proses sertifikasi yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi dalam pengajaran tahfidz.
Peserta terdiri dari ustadz dan ustadzah yang datang dari berbagai latar belakang serta wilayah.
Berlangsung secara daring, kegiatan ini memperlihatkan bagaimana pelatihan guru Al-Qur’an dapat menjangkau peserta lintas wilayah tanpa harus berkumpul di satu tempat.
Peserta dari berbagai daerah dapat mengikuti proses pembelajaran secara bersama-sama dan mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengembangkan kompetensi sebagai pengajar tahfidz.
Program reguler bulanan
Pelatihan dan sertifikasi yang diselenggarakan pada September ini bukan kegiatan satu kali selesai. Griya Kualita menjadikannya sebagai program reguler yang dilaksanakan setiap bulan, dengan format kegiatan yang dapat berlangsung secara offline maupun online.
Pola pelaksanaan tersebut menjadi salah satu cara Griya Kualita memperluas akses bagi guru dan calon guru Al-Qur’an dari berbagai daerah.
Pelaksanaan offline memberikan ruang untuk pembelajaran secara langsung, sementara format online memungkinkan peserta dari luar daerah tetap dapat mengikuti program tanpa terkendala jarak.
Griya Kualita sendiri berfokus pada pengembangan silabus atau kurikulum serta pelatihan dan sertifikasi guru tahsin dan tahfidz.
Melalui program yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut, Griya Kualita mengambil peran dalam mempersiapkan lebih banyak guru Al-Qur’an yang memiliki kompetensi dan standar pembelajaran yang terarah.
Jangkauan peserta yang berasal dari berbagai wilayah juga menjadi gambaran bahwa kebutuhan terhadap peningkatan kompetensi guru Al-Qur’an terus tumbuh di berbagai daerah.
Tidak hanya dari kota-kota besar, peserta juga datang dari daerah seperti Madiun, Mojokerto, Jombang, Sidoarjo, Surabaya, Medan, Bondowoso, Jakarta, Pamekasan, dan daerah lainnya.
Dengan model pelatihan yang rutin setiap bulan serta pilihan pelaksanaan offline dan online, Griya Kualita membuka kesempatan yang lebih luas bagi para pengajar Al-Qur’an untuk mendapatkan pelatihan dan sertifikasi.
Program berkelanjutan ini diharapkan dapat terus melahirkan dan mengembangkan guru tahsin dan tahfidz yang kompeten di berbagai wilayah Indonesia, sekaligus memperluas akses terhadap pembelajaran Al-Qur’an yang memiliki kurikulum dan standar pengajaran yang terarah.
Pewarta: Althof Majid
Penyunting: Muhammad Nashir

