Pengeroyokan Audrey, AILA Minta Identitas Pelaku dan Korban Tidak Disebar
AILA dalam diskusi LGBT dan Miras di DPR RI (Foto: Dok Suaramuslim.net/Ali Hasibuan)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Aliansi Cinta Keluarga (AILA) Indonesia meminta masyarakat tidak menyebarkan identias Audrey (14 tahun) yang merupakan korban pengeroyokan oleh 12 orang siswi SMA. Pasalnya menurut AILA korban saat ini masih berada di bawah umur, sehingga identitas baik pelaku maupun korban sudah seharusnya tidak disebar.

“Mengingat usia korban dan para pelaku yang masih di bawah umur, AILA Indonesia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak menyebarkan identitas pribadi korban (nama, foto diri dll) dan identitas pribadi (foto, nama, media sosial dll) para pelaku.” Ujar Ketua AILA Rita Hendrawati Subagio dalam keterangan tertulis yang diterima Suaramuslim.net, Rabu (10/4).

AILA Indonesia juga berharap kasus-kasus kekerasan pada anak dan kejahatan kesusilaan seperti perkosaan, tidak dipolitisasi untuk tujuan-tujuan tertentu dengan menganggap tidak ada delik hukum yang dapat menjerat pelaku kejahatan tersebut.

“Penganiayaan terhadap seorang remaja putri di Pontianak, yang dianiaya oleh teman-teman remaja putri lainnya. Para pelaku bisa dikenakan pasal 353 ayat (1) dan (2) pasal 354 ayat (1), pasal 355 ayat (1) KUHP tentang tindak penganiayaan berat terencana dan atau Pasal 76C UU Perlindungan Anak,” tambah Rita.

Baca Juga :  Aliansi Cinta Keluarga Kecam Penganiayaan Remaja Putri di Pontianak

Selain itu AILA Indonesia juga mendukung langkah Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) yang menyatakan bahwa kasus ini akan dilanjutkan ke meja hukum.

“AILA Indonesia berharap pemerintah melalui KPAI dapat melakukan konseling baik pada para korban atau pun pelaku, mengingat usia mereka yang masih di bawah umur,” pintanya.

Sebelumnya, Audrey yang merupakan siswi SMP di Pontianak dikeroyok oleh beberapa siswi SMA. Kasus ini sementara diduga akibat saling sindir di Whatsapp karena alasan kecemburuan asmara. Audrey merupakan adik dari perempuan yang merupakan kekasih dari mantan kekasih salah seorang pelaku.

Audrey dijadikan pelampiasan agar, perempuan yang merupakan kakak dari Audrey mau keluar untuk bertemu dengan para pelaku yang merupakan mantan kekasih dari pacar kakaknya Audrey.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.