Amerika Ajak PBNU Lihat Kondisi Uighur di Xinjiang
Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph Donovan mengajak Nadhlatul Ulama (NU) untuk berkunjung ke Xinjiang, Tiongkok. Xinjiang merupakan rumah jutaan Muslim Uighur yang diduga mendapat penanaman ideologi komunis Tiongkok (Foto: ANTARA)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Indonesia Joseph Donovan mengajak Nadhlatul Ulama (NU) untuk berkunjung ke Xinjiang, Tiongkok. Xinjiang merupakan rumah jutaan Muslim Uighur yang diduga mendapat penanaman ideologi komunis Tiongkok.

“Kami mengundang Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) terutama Kiai Said Aqil Siroj untuk berkunjung ke Xinjiang, untuk melihat keadaan di sana,” ujar Donovan, di gedung PBNU, Jakarta, Senin (21/10).

Ia menyebut ada sejumlah kelompok pembela HAM yang telah mengirimkan surat ke Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang menyebutkan bahwa ada pelanggaran HAM yang terjadi di Xinjiang.

Ketua PBNU Kiai Said Agil Siradj mengaku sudah pernah berkunjung ke Xinjiang dan melihat kegiatan Muslim Uighur di sana.

“Jika memang ada pelanggaran HAM di sana, tentu kita bersuara. Tapi jika itu politik, itu adalah urusan dalam negeri Tiongkok,” katanya.

Kiai Said mengungkapkan selama ini NU terus mengumpulkan informasi terkait kehidupan Muslim Uighur di Xinjiang. Menurutnya, ada tim yang sudah disiapkan di NU terkait hal tersebut.

Baca Juga :  Pemerintah Akan Fasilitasi Jaminan Produk Halal Bagi UMKM

Sejumlah kelompok HAM juga menuduh Tiongkok menahan jutaan Uighur karena berhaluan ekstrem, yang salah satu indikasinya adalah pernah mengunjungi satu dari 26 negara yang dianggap sensitif oleh Tiongkok. Puluhan negara itu adalah negara yang berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk Indonesia.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.