Angela Tanoesoedibjo. Foto: Instagram/angelatanoesoedibjo

Suaramuslim.net – Belum selesai dikejutkan dengan wajah-wajah baru yang sebenarnya sudah familiar di kalangan milenial, presiden kembali menunjuk dan melantik satu lagi sosok muda, Angela Tanoesoedibjo, sebagai wakil menteri. 

Presiden Joko Widodo telah menunjuk politisi Partai Perindo, Angela Tanoesoedibjo sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Angela mendampingi Wishnutama yang menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Angela bilang, ia diminta Jokowi fokus membantu pengembangan 10 destinasi wisata unggulan baru. Ia yakin pengalaman di dunia usaha bisa bantu sukseskan visi-misi Jokowi di bidang wisata. Dari pengusaha hingga menjadi wakil menteri, bagaimana rekam jejak Angela Tanoesoedibjo?

1. Putri sulung Hary Tanoesoedibjo

Wanita bernama lengkap Angela Herliani Tanoesoedibjo ini merupakan putri sulung Ketua Umum Partai Pelindo sekaligus konglomerat media Hary Tanoesoedibjo atau yang kerap disapa Hary Tanoe.

Angela lahir di Ottawa, Kanada pada 23 April 1987. Angela Tanoesoedibjo menikah dengan seorang pengusaha bernama Michael Dharmajaya pada Desember 2012. Angela adalah ibu dua anak. Ia dan suaminya, Michael Dharmajaya dikaruniai dua anak. Dua anaknya yang lucu itu bernama Theodore Maximilian Dharmajaya dan Madeline Dharmajaya. Di sela kesibukanya, terlihat di akun Instagram, Angela Tanoesoedibjo selalu meluangkan waktu untuk anak-anaknya.

2. Lulusan Australia

Angela Tanoesoedibjo merupakan lulusan Australia. Ia meraih gelar sarjana di University of Technology Sydney, ia mengambil jurusan Media Arts and Production. Kemudian tanpa jeda, ia melanjutkan magister di bidang commerce-finance di UNSW Australia. Sepanjang kuliah, Angela aktif di berbagai organisasi dan klub seperti klub panahan dan berkuda.

3. Meski anak konglomerat, Angela meniti karirnya dari bawah

Meski memiliki orang tua konglomerat, Angela meniti karirnya dari bawah dengan menjadi staf keuangan di MNC Group tahun 2010. Karir Angela di dunia pertelevisian pun kian cemerlang. Ia berhasil menjadi Co-Managing Director di MNC Channel tahun 2012 hingga akhirnya diangkat menjadi Managing Director RCTI dan GTV pada tahun 2018.

Bukti prestasi dalam jabatan, ia berhasil menciptakan lebih dari 10 saluran baru dan merebanding saluran lama hanya dalam kurun waktu satu setengah tahun. Dari kariernya itu Angela telah berpengalaman di industri media penyiaran. Terampil dalam manajemen, pembuatan konten digital, strategi pemasaran, produksi, dan publikasi. Ia juga ahli di bidang pengembangan bisnis yang kuat dengan latar belakang Keuangan dan Psikologi.

4. Karir di bidang politik

Karir politik Angela sejatinya baru seumur jagung. Ia maju sebagai calon legislatif dari Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Dapil Jatim I pada pemilihan umum 2019. Partai itu tak lain adalah partai besutan sang ayah. Namun, Angela gagal menjadi wakil rakyat karena hanya meraup 30.707 suara. Sebagaimana di MNC Group, Angela Tanoesoedibjo juga menduduki posisi tinggi di Perindo. Ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Perindo, menemani Ahmad Rofiq yang menjabat sebagai Sekjen.

Saat berdiskusi, Angela mengatakan bahwa Jokowi memintanya untuk mengembangkan 10 destinasi wisata baru. Kemudian, saat memperkenalkan Angela Jokowi memuji pengalamannya dalam bidang media sehingga dapat mempromisikan pariwisata di Indonesia. “Sehingga harapan kita dapat promosi-promosi pariwisata kita menjadi fokus dan para wisatawan ke kita jadi banyak,” ujarnya.

Kini, Angela Tanoesoedibjo telah resmi ditunjuk dan dilantik sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf) mendampingi Wishnutama, yang juga pernah menjadi orang penting di industri media. Dengan jabatan baru yang di embannya sekarang, ia pun menjadi jajaran wakil menteri termuda dalam cabinet di periode kedua kepemimpinan Presiden Jokowi di usianya yang ke-32 tahun.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.