Begini Cara Mengasah Empati Anak

Begini Cara Mengasah Empati Anak

Begini Cara Mengasah Empati Anak

Suaramuslim.net – Orangtua mana yang tidak ingin melihat anaknya peduli sesama? Namun, harapan tersebut hanya akan menjadi isapan jempol jika orangtua tidak mengambil peran dalam menumbuhkan rasa empati pada diri anaknya. Apa yang harus dilakukan orangtua dalam menumbuhkan empati anak?

Orangtua punya peran yang sangat strategis dalam membentuk karakter anak. Mereka bisa menanamkan empati pada anak sejak dini, untuk memastikan bahwa dia tumbuh menjadi pribadi yang peduli pada orang lain.

Empati adalah salah satu sifat baik yang bisa menjamin bahwa anak akan menjadi pribadi yang disukai orang di sekelilingnya. Tentu saja ini akan berdampak positif untuk perkembangan anak dalam jika dikaitkan dengan hubungan sosialnya. Menempatkan diri pada posisi orang lain juga merupakan landasan penting dalam membangun kepedulian anak-anak terhadap orang lain.

Dr. Bruce D. Perry M.D Ph.D seorang anggota senior di Child Trauma Academy mengatakan, “Empati bisa jadi merupakan anugerah yang paling bermutu bagi ras manusia. Kita tidak akan bisa bertahan hidup tanpa menciptakan hubungan dan kelompok yang bisa berfungsi secara bersamaan.”

Dilansir dari theasianparent.com, Christine Carter, Ph.D, seorang pakar sosiologi dan kebahagiaan di Universitas California itu menambahkan, “Empati adalah cara kita mengembangkan perasaan bersyukur, harapan, dan juga kepedulian. Yang merupakan kemampuan berdasarkan empati.”

Salah satu studi di Universitas California menemukan bahwa, anak usia 18 bulan sudah bisa menguasai komponen kunci dari empati, yakni kemampuan memahami perasaan orang lain. Bahkan, pada usia 4 tahun, anak berubah dari membuat gerakan fisik yang menandakan mereka peduli, dan mulai berpikir tentang perasaan orang lain yang terhubung dengan perasaan mereka sendiri.

Kebanyakan proses tersebut terjadi secara alami, namun orangtua juga bisa mengusahakan agar proses itu terjadi secara sadar dan mendorong anak memiliki pengalaman empati yang lebih banyak.

Dongeng, Menumbuhkan Rasa Empati Anak

Tahukah Anda bahwa salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengembangkan rasa empati pada diri anak adalah dengan dongeng. Melalui dongeng, empati anak di usia dini akan mudah sekali ditumbuhkan..

Stimulasi melalui dongeng akan mampu merangsang kepekaan anak usia 3-7 tahun terhadap berbagai situasi sosial.

“Selain akan membentuk karakter pada diri anak, dongeng juga bisa menjadi media untuk menumbuhkan empati anak,” papar Nindya Nurmaya, yang merupakan praktisi perkembangan anak. Menurutnya, melalui dongeng anak akan belajar untuk lebih berempati pada lingkungan sekitarnya. Stimulasi akan lebih baik jika dilakukan dengan merangsang indera pendengaran dibandingkan visual.

Menurutnya, stimulasi visual melalui televisi atau game memang akan merangsang kepandaian visual, namun tidak akan merangsang kepekaan perasaan dan empati anak.

Dengan pendengaran, dan cerita-cerita yang mendidik, anak akan lebih mudah menyerap nilai-nilai positif dan berempati dengan orang lain. “Dengan begitu, anak akan belajar beragam emosi dan berlatih empati terhadap sesama,” tutupnya.

Kontributor: Mufatihatul Islam
Editor: Muhammad Nashir

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment