Diniliai Inpiratif, Forjim Berikan Penghargaan Kepada Dua orang Jurnalis

61
Diniliai Inpiratif, Forjim Berikan Penghargaan Kepada Dua orang Jurnalis
Saat ketua Forjim memberikan penghargaan kepada dua orang jurnalis muslim (Foto: Forjim)

Jakarta (Suaramuslilm.net) - Dalam rangkaian Musyawarah Nasional Kerja (Mukernas) I Forum Jurnalis Muslim (Forjim) yang diselenggarakan di Islamic Center Nusa Tenggara Barat (NTB) pada 20-22 Februari 2018, Forjim memberikan penghargaan Jurnalis Inspiratif kepada dua jurnalis muslim. Dua jurnalis tersebut adalah Asyari Usman, eks wartawan BBC London dan Ranu Muda Adi Nugroho, wartawan portal Panjimas.

Penghargaan diberikan sebagai apresiasi Forjim atas dedikasi dua jurnalis tersebut dalam dunia jurnalistik yang bisa dijadikan inspirasi.

"Keduanya menginspirasi perjuangan jurnalis muslim. Perjuangan menegakkan dan merajuk nilai-nilai kebangsaan, serta mengawal nilai-nilai keumatan," kata Ketua Umum Forjim, Dudy Sya'bani Takdir saat pemberian penghargaan pada pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) I Forjim, Selasa (20/2).

Pemberian penghargaan disaksikan Gubernur NTB, Dr. TGH. Muhammad Zainul Majdi. Ranu Muda, jurnalis penerima penghargaan berterima kasih kepada Forjim.

"Terima kasih atas apresiasi yang diberikan Forjim sehingga memberikan penghargaan kepada saya. Saya ucap syukur karena masih banyak kawan-kawan yang peduli kepada kasus saya, meskipun aparat sendiri menyatakan bahwa saya bersalah," Kata Ranu usai pemberian penghargaan.

Baca Juga :  Ini Pesan Tuan Guru Bajang kepada Jurnalis Muslim

Seperti diketahui Ranu sempat mendekam dalam penjara atas tuduhan pemufakatan jahat pada kasus perusakan kafe maksiat di Solo, Jawa Tengah. Padahal saat itu status Ranu tengah melakukan peliputan. Belakangan majelis hakim memvonis bebas Ranu atas tuduhan tersebut.

Sedangkan Asyari Usman juga mengucapkan terima kasih kepada Forjim.

"Saya menyampaikan terima kasih karena telah memberikan penghargaan dengan sebutan Jurnalis Inspiratif. Semoga penghargaan ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya untuk membuat tulisan-tulisan yang kritis dan tidak kendor. Juga kepada anda-anda yang masih muda," ujar Asyari.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here