JAKARTA (Suaramuslim.net) – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) melalui Ijtima’ ulama jilid II telah menyatakan dukungannya terhadap pasangan no urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno.
Calon Presiden Prabowo Subianto (tengah) menunjukkan pakta Integritas yang direkomendasikan Ijtima' Ulama II (Foto: Ijtima' Ulama/Ichsan)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-Ulama) melalui Ijtima’ ulama jilid II telah menyatakan dukungannya terhadap pasangan no urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Salahuddin Uno. Menurut GNPF – Ulama, mereka mempunyai kemampuan untuk menjadi mesin penggerak di akar rumput.

“GNPF itu punya kapasitas menjadi mesin penggerak di bawah, sejauh apa kita akan bergerak yaitu sejauh apa kerjasama kita dapat terjalin dengan pasangan calon, “ ujar ketua GNPF Ulama, Yusuf Muhammad Martak, Senin (24/9) di Hotel Sofyan, Tebet, Jakarta Selatan.

Menurut Martak, dukungan yang akan mereka lakukan akan tergantung kepada sikap dari pasangan calon Prabowo-Sandiaga. Lebih lanjut, Martak mengatakan mereka mampu secara All Out membantu menggerakkan akar rumput di bawah, tetapi juga akan hanya diam apabila komunikasi dengan paslon tidak terjalin dengan baik.

“Kalau mereka membutuhkan kita akan all out kalau merke tidak membutuhkan kami akan berdo’a dan berbuat semaksimal mungkin, itu sudah menjadi ikrar kami sesuai dengan apa yang kita bicarakan dan keinginan Habib Rizieq. “ tambahnya.

Baca Juga :  Ada 333 Sengketa Pemilu Yang Diterima Mahkamah Konstitusi

Ijtima’ Ulama II yang digelar di Gran Cempaka Hotel, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (16/9), menyatakan dukungan kepada pasangan Prabowo-Sandiaga untuk maju di Pemilihan Presiden 2019. Dukungan ini terjadi karena pasangan Prabowo-Sandiaga menandatangani 17 poin pakta integritas yang direkomendasikan oleh Ijtima’ Ulama.

“Siap menjaga dan menjunjung nilai-nilai religius dan etika yang hidup di tengah masyarakat. Siap menjaga moralitas dan mentalitas masyarakat dari rongrongan gaya hidup serta paham-paham merusak yang bertentangan dengan kesusilaan dan norma-norma yang berlaku lainnya di tengah masyarakat Indonesia” bunyi salah satu poin pakta integritas yang disodorkan oleh Ijtim’a Ulama yang ditandatangani oleh Prabowo Subianto.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Teguh Imami

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.