Dunia Internasional Harus Hentikan Tragedi Kemanusiaan di Ghouta Timur

266
Rumah yang hancur dan penduduk yang panik akibat pemboman Pemerintah Suriah di Ghouta Timur (foto: cnn)

JAKARTA (Suaramuslim.net) - Ketua Fraksi PKS DPR RI menyampaikan belasungkawa dan kesedihannya atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Ghouta Timur Suriah. Ia meminta kekerasan yang banyak menjatuhkan korban tanpa terkecuali wanita dan anak agar segera dihentikan.

"Hentikan kekerasan sekarang juga yang membunuh rakyat sipil dan anak-anak. Rasa kemanusiaan kita mendidih menyaksikan anak-anak, wanita, dan orang tua hancur tubuhnya menjadi korban kebiadaban," kata Jazuli melalui keterangan tertulis pada Senin (26/2).

Anggota Komisi I ini berharap dunia internasional melalui PBB bisa mengambil langkah multilateral untuk menghentikan tragedi kemanusiaan tersebut dan melakukan intervensi kemanusiaan untuk menyelamatkan warga sipil termasuk anak-anak korban perang.

"Kami juga berharap Pemerintah Indonesia memberikan tekanan kuat baik secara bilateral maupun multilateral agar khususnya Pemerintah Suriah menghentikan pertikaian dan penyerangan yang menyasar rakyat sipil," tambahnya.

Hampir sepekan daerah Ghouta Timur yang berada di Suriah telah dibombardir oleh milter suriah dibantu dengan pesawat tempur dari Rusia. Medecins Sans Frontieres (MSF) atau dikenal Dokter Lintas-Batas, sampai saat ini lebih dari 500 korban jiwa yang meninggal yang mayoritas terdiri dari perempuan dan anak-anak.

Baca Juga :  Bisakah Lembaga Filantropi Islam Semakin Inklusif?

Kemudian meski Dewan Keamanan PBB telah menyepakati gencatan senjata selama 30 hari di Ghouta, Namun Rezum Bashar Assad dan Rusia tetap meneruskan pengeboman ke pemukiman penduduk.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Ahmad Jilul Qur'ani Farid

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here