Home Insight Edukasi Gaya Hidup Zero Waste, Siapa Berani?

Gaya Hidup Zero Waste, Siapa Berani?

0
Gaya Hidup Zero Waste, Siapa Berani

Suaramuslim.net – Adakah yang sebelumnya mendengar atau sudah menjalankan gaya hidup zero waste?

Yap, zero waste artinya nol sampah, tidak ada sampah, atau meminimalisir produksi sampah. Meski terdengar tidak mungkin tanpa sampah sama sekali, namun beberapa orang yang sudah bergaya hidup zero waste, sudah terbiasa mengganti segala peralatan dengan yang ramah lingkungan. Namun ada juga yang terkadang masih menggunakan kemasan yang tidak reusable. Hanya tidak sebanyak yang biasa dipakai.

Tujuannya adalah untuk melindungi lingkungan dari limbah yang terbuang. Usaha yang bisa kita lakukan antara lain dengan mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang limbah yang kita produksi. Meski masih sedikit orang yang melakukannya, tetapi usaha ini sangat berarti, lo. 

Nah, usaha apa saja yang bisa kita lakukan? Ini dia diantaranya :

  1. Belanja kebutuhan sehari-hari tanpa kantong plastik

Urusan belanja memang tidak bisa dipisahkan dari kantong-kantong bungkusnya. Belanja di pasar tradisional maupun di supermarket sama saja. Saat membeli buah atau sayur yang jenisnya berbeda, kantong plastiknya juga berbeda.

Belum lagi kalau sekaligus membeli air mineral dalam kemasan, susu segar, dan produk instan lainnya. Sudah terbayang seberapa banyak calon sampah yang “lahir” dari belanjaan kita.

Untuk meminimalisir atau bahkan tanpa sampah sama sekali bisa kita atasi dengan menggunakan Reusable bagReusable bag bisa kita pakai berkali-kali tanpa menyisakan sampah. Kalau pun menyisakan sampah, hanya terbatas pada sampah organik dari sayur atau buah yang rontok satu-dua lembar daunnya. Tentunya sampah organik ini sangat bisa diolah kembali menjadi pupuk. Tetap bermanfaat, kan?

Baca Juga :  Mengapa Layanan Kesehatan Harus Lama?

Reusable bag bisa kita buat sendiri dari kain-kain di rumah yang tidak terpakai lagi atau beli di supermarket. Karena hampir di setiap supermarket kini menyediakan reusable bag ini.

  1. Bawa alat makan sendiri

Selain belanja bahan makanan, orang-orang di belahan bumi mana pun senang berkuliner untuk kebutuhan atau hanya untuk refreshing. Seperti di sebuah iklan, apapun aktivitasnya, kita tidak bisa lepas dari makanan. Nah, saat itulah kita dapat menyumbang menumpuknya sampah?

Pertama, saat kita tidak bisa menghabiskan makanan. Padahal telanjur mengacaukan tatanan makanan yang tersaji dan daripada terbuang tanpa diolah sebagai sampah organik atau makan ternak, lebih baik sisihkan ke tempat makan yang kita bawa.

Kedua, saat membeli makanan yang dibungkus. Keseluruhan bungkus menjadi sampah. Wadah makanan, sendok plastik, garpu plastik, tisu, sedotan, dan kantong plastiknya. Mulai sekarang, dengan membawa reusable bag dan alat makan sendiri, kita bisa menolak sendok dan kantong plastik yang diberikan oleh penjual makanannya. Memang agak lebih tricky, tetapi sebanding dengan manfaat yang kita dapatkan dalam membantu lingkungan menjadi lebih sehat.

  1. Memanfaatkan sisa sayur untuk kaldu

Memanfaatkan kembali sisa sayur yang berupa bonggol, kulit wortel, kupasan terluar bawang bombay, dan sayur lainnya bisa menjadi cara gaya hidup zero wasteloh. Jika belum pernah tahu, kita hanya akan membuangnya. Padahal masih bermanfaat dan bisa disimpan untuk memasak sebagai kaldu sayur.

Baca Juga :  Minuman Bir Ini Halal dan Menyehatkan Lho!

Pembuatannya perlu mengumpulkan terlebih dahulu agak banyak, masak, kemudian simpan di kaleng kaca dalam kulkas. Kita bisa menggunakan sisa sayur apapun. Lebih baik tentu yang organik, karena beberapa sayur non organik, pestisida banyak terkumpul di bagian kulitnya.

Akan lebih mudah mendapatkan banyak sisa sayur bagi anda yang biasa food-prep setelah belanja mingguan. Kaldu ini bisa ditambahkan saat membuat capcay, dan masakan lainnya.

  1. Mengganti cemilan pabrikan dengan Homemade Cookies

Siapa yang tidak suka cemilan? Apalagi diwaktu santai sambil menonton tayangan tv atau membaca buku. Nah, daripada membeli cemilan pabrikan yang pasti berpengawet dan menghasilkan sampah plastik setelahnya, kita bisa menyediakan cemilan homemade untuk keluarga. Awalnya memang tidak akan mudah karena cemilan pabrikan sudah nyata enaknya, hehe. 

Namun untuk tubuh dan lingkungan yang lebih sehat, mengapa tidak? Adapun cemilan yang mudah dibuat ada agar-agar, kue semprit, cheese cake, dan lainnya. Atau juga bisa diganti dengan buah-buahan.

  1. Gunakan Ulang Wadah Kosmetik

Banyak sekali perempuan yang menggunakan kosmetik dari skin clinic. Satu paket saja bisa berisi minimal 3 wadah. Yakni untuk krim malam, tabir surya, dan sabun cuci muka misal. Dan itu diulang setiap bulan. Banyaknya wadah kosmetik ini bisa sekali dimanfaatkan ulang sebagai tempat aksesoris-aksesoris kecil. Misalnya, anting-anting atau cincin. Kita bisa menghiasnya jika tidak suka melihat wadah kosmetik yang putih polos begitu saja.

Baca Juga :  3 Bahan Alami untuk Menghilangkan Komedo

Nampaknya hal ini dilirik oleh salah satu toko karya tangan di Surabaya. Mereka menghias ulang wadah kosmetik ini dan menjualnya. Tidak mahal memang, namun menjadi bernilai dibanding dibiarkan begitu saja. Selain itu, kita bisa menggunakan botol-botol bekas kosmetik ini untuk diisi sabun cuci tangan atau sabun mandi refill. Pastikan sudah dicuci dengan bersih dahulu pastinya.

Membahas tentang gaya hidup zero waste ini sebetulnya menjadikan iri pada penanganan sampah di negara-negara lain. Mulai dari pemilahannya yang ketat hingga masyarakat bisa mengembalikan kemasan-kemasan tertentu ke perusahaannya kembali.

Sedikit lebih rumit, semoga tidak menyurutkan niat kita untuk berbuat baik ke lingkungan.

Kontributor: Fauziza Yonas
Editor: Oki Aryono

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.