Griya Al Qur’an hadir di Bumi Gerbang Salam Pamekasan

PAMEKASAN (Suaramuslim.net) – Kamis malam Jumat merupakan penghulu segala hari (sayyidul ayyam). Di dalamnya terhampar satu waktu yang mustajab untuk berdoa, terlebih ketika berada dalam perjalanan (safar). Salah satu doa yang senantiasa dipanjatkan, selain memohon rezeki yang halal dan amal yang maqbul, adalah memohon ilmu yang bermanfaat.

Pada hari ini, tim Griya Al Qur’an Surabaya bertandang ke Kabupaten Pamekasan, salah satu dari empat kabupaten yang berada di Pulau Madura. Menjelang memasuki wilayah Pamekasan, sepanjang perjalanan tampak pesisir Pantai Selat Madura yang membentang indah.

Memasuki wilayah kota, sebuah gapura megah menyambut para pengguna jalan. Di sana terpampang tulisan “Selamat Datang di Bumi Gerbang Salam”, julukan yang melekat pada Kabupaten Pamekasan.

Gerbang Salam merupakan akronim dari Gerakan Pembangunan Masyarakat Islami. Julukan tersebut dicetuskan dan dideklarasikan sekitar tahun 2002 sebagai bentuk komitmen bersama masyarakat dan pemerintah daerah.

Fokus utamanya adalah meningkatkan nilai-nilai keimanan (akidah), penerapan syariat Islam, serta pembentukan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Sejalan dengan kehidupan masyarakat Madura yang kental dengan nilai-nilai Islam dan berpadu erat dengan budaya lokal yang kuat, kehadiran Griya Al Qur’an di sini diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif dalam keberagaman model dan karakter pendidikan Al-Qur’an di era modern.

Peresmian Griya Al Qur’an Pamekasan dalam balutan budaya

Lima bulan sebelumnya, tepatnya pada bulan Maret yang bertepatan dengan bulan suci Ramadan, Bapak Danar memantapkan hati dan berazam untuk menjadikan bangunan rumah miliknya sebagai tempat yang dapat dimanfaatkan untuk pendidikan Al-Qur’an sekaligus menjadi bagian dari upaya menyemarakkan syiar Al-Qur’an.

Rumah dua lantai tersebut sebelumnya sempat dimanfaatkan sebagai rumah kos di tengah Kota Pamekasan. Setelah resmi menjalin kerja sama dengan Griya Al Qur’an Surabaya, proses panjang pun dipersiapkan. Mulai dari persiapan fisik dan fasilitas bangunan, sertifikasi dan kompetensi pengajar, hingga persiapan pembukaan yang didampingi oleh Griya Kualita, unit lembaga pelatihan dan penjamin mutu guru Al-Qur’an.

Bertepatan dengan tanggal 14 Rabiul Awal (27/8/2026) yang juga berada dalam bulan Maulid, acara syukuran digelar dan dihadiri oleh para tamu undangan serta tokoh masyarakat setempat.

Ustadz Imam Masruri selaku Head of Griya Kualita turut memberikan sambutan. Dalam pesannya, beliau menyampaikan pentingnya menjaga interaksi bersama Al-Qur’an, sebagaimana cita-cita awal tempat tersebut yang dimaksudkan oleh mitra tuan rumah.

Khoirukum man ta’allamal Qur’ana wa’allamahu. Sebaik-baik kalian adalah mereka yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”

“Orang yang membaca dan berinteraksi dengan Al-Qur’an sama ibarat dalam perniagaan yang tidak pernah merugi,” imbuhnya.

Ragam pengenalan dan sosialisasi program juga disampaikan oleh Ustadz Aziz Sulton selaku Manajer Kurikulum dan Kemitraan Griya Al Qur’an. Di antaranya, mushaf yang digunakan dalam pembelajaran adalah Mushaf Utsmani Madinah.

Griya Al Qur’an juga menghadirkan modul ajar yang terstruktur dan ramah bagi pemula dewasa, dengan ciri khas tanda baca atau sandi yang memudahkan proses belajar.

Melalui tanda-tanda tersebut, peserta didik diharapkan dapat lebih mudah membaca Al-Qur’an dengan mengidentifikasi hukum bacaan seperti mad, ghunnah, dan ikhfa tanpa harus terlebih dahulu memahami definisinya secara teoritis.

Pendekatan ini menjadi salah satu hal yang memudahkan pemula dalam proses pembelajaran.

Griya Al-Qur’an memiliki beberapa jenjang kelas, yaitu:

  • Kelas Tahsin — belajar membaca Al-Qur’an dari nol.
  • Kelas Tartil — mempelajari ilmu tajwid dan gharib.
  • Kelas Tilawah — mendalami makhraj dan sifatul huruf.
  • Kelas Tahfidz — pembelajaran untuk menghafal Al-Qur’an.

Cabang pertama Griya Al Qur’an di pulau Madura

Hadirnya Griya Al Qur’an di Kota Pamekasan, di Jalan Jokotole Permai gang I, menjadi langkah awal pembukaan cabang Griya Al Qur’an di Pulau Madura.

Keluarga Bapak Danar dan Ibu Mega selaku mitra pelaksana berharap program ini dapat memberikan manfaat sekaligus diminati oleh masyarakat perkotaan di Pamekasan, khususnya bagi mereka yang ingin belajar Al-Qur’an dengan metode yang terstruktur dan ramah bagi pemula dewasa.

Griya Al Qur’an merupakan pelopor pembelajaran Al-Qur’an untuk orang dewasa yang berpusat di Surabaya dan telah tersebar di beberapa wilayah di seluruh Indonesia.

Kehadiran Griya Al Qur’an Pamekasan diharapkan menjadi ruang belajar dan interaksi masyarakat dengan Al-Qur’an, sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar menyemarakkan pendidikan Al-Qur’an di Bumi Gerbang Salam.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.