Potong pita oleh dewan syariah yayasan Griya Qur'an ustadz Mudhofar (kanan), Ketua DPC HIPMI surabaya (tengah), dan founder Sarana Tour (paling kiri), foto: Teguh Imami/Suaramuslim.net

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Griya Al Qur’an resmi membuka cabang ke-25 di Rungkut Surabaya, Ahad (17/11) pagi yang bekerja sama dengan Sarana Tours dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI).

Syukuran yang berlangsung khusyu’ tersebut, dihadiri oleh santri, pengajar, pimpinan dan anak-anak yatim.

Ustaz Nur Hasan selaku Direktur Operasional Griya Al Qur’an mengatakan bahwa banyaknya cabang yang didirikan semata ingin mengikuti jalan Rasulullah SAW.

“Tujuan Griya Al Qur’an adalah mengikuti jalan Rasulullah SAW. Kami ingin meluaskan dakwah, membumikan Al Qur’an di Indonesia,” ujarnya saat memberikan sambutan.

“Impian kami, Griya Qur’an ada di setiap kecamatan. Satu kecamatan, satu cabang Griya Qur’an, agar masyarakat dapat belajar dengan mudah, tidak jauh-jauh harus ke Dinoyo (kantor pusat), dan juga bisa belajar dengan baik,” tambahnya.
 
Hingga kini tersebar cabang di berbagai kota di Indonesia. Jawa Timur, Lampung, Bandung, Jakarta dan Banjarmasin.

Jika selama ini mayoritas lembaga yang bergerak dalam pembelajaran Al Qur’an lebih banyak terdapat di lingkungan masjid dan pondok pesantren, Griya Al Qur’an mempunyai fokus untuk menggarap wilayah perkotaan.

Menghafal Al Qur’an kini bukan lagi monopoli santri di pondok pesantren saja, namun telah dikemas untuk kalangan profesional, pekerja, ibu rumah tangga, mahasiswa dan kalangan lainnya, dengan suasana yang menyenangkan dan dalam lingkungan belajar yang tertata rapi.

Kini Griya Al Qur’an memiliki lebih dari 10.000 santri yang berasal dari berbagai umur dan kalangan. Juga memiliki 190 lebih pengajar.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashi
r

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.