Ini Alasan Nasdem Tidak Mengusung Tengku Ery Nurdin Di Pilgub Sumut

Ini Alasan Nasdem Tidak Mengusung Tengku Ery Nurdin Di Pilgub Sumut

Ini Alasan Nasdem Tidak Mengusung Tengku Ery Nurdin Di Pilgub Sumut
Sekjen partai Nasdem Johnny Plate dalam acara diskusi Voxpol Center 11 Januari 2018 di Jakarta (Foto: Dok Suaramuslim.net)

Jakarta (Suaramuslim.net) – Sejumlah pihak banyak yang menyayangkan gagalnya Gubernur Sumatera Utara Tengku Ery Nurdin untuk mencalonkan diri di Pilgub Sumatera Utara 2018. Partai Nasdem yang merupakan partai Tengku Ery memutuskan untuk mendukung pasangan Edy Rahmayadi-Ijeck. Dengan demikian hingga hari terakhir penutupan pencalonan Tengku Ery tidak juga mendaftarkan diri ke KPU Sumut.

Gagalnya Tengku Ery mengikuti kontestasi politik di Sumut disayangkan, terutama sekali karena Tengku Ery adalah seorang petahana dan juga ketua DPW Partai Nasdem di Sumatera Utara. Sekjen partai Nasdem Johnny Plate mengatakan bahwa gagalnya Tengku Ery diusung Nasdem bukan karena mahar politik dari Edy Rahmayadi, tapi karena Nasdem tidak punya kursi minimal yang mencukupi untuk mengusung calon.

“Jumlah kursi tidak memenuhi, karena tidak bisa koalisi minimal jadi pilihan kami tidak mengusung (Tengku Ery)” ucapnya dalam acara diskusi Voxpol Center di restoran Bumbu Desa Jakarta.

Johnny Plate membantah tudingan kalau Tengku Ery Nurdin dikorbankan untuk mendapatkan mahar politik dari pasangan Edy Rahmayadi-Ijeck. “Kami ingin memotong mahar politik di Pilkada”.

Sebagaimana yang diketahui penjualan kursi untuk maju sebagai kandidat dalam pilkada sudah menjadi rahasia umum. Bahkan direktur Voxpol Pangi Syarwi mendunga satu kursi bisa dihargai 250 sd 300 juta untuk satu kursi.

“Saya juga pernah turun ke bawah, bahkan sampai 250 hinga 300 juta untuk bupati (pencalonan)” ujar Pangi.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment