Protes warga Jerman anti Islam menentang pendirian masjid. Dok. Istimewa

BERLIN (Suaramuslim.net) – Pihak bewenang Jerman, Rabu (10/4/19), menggerebek kantor sejumlah lembaga Islam yang dicurigai membiayai Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas). Uni Eropa menganggap Hamas organisasi “teroris.”

Departemen Dalam Negeri Jerman mengatakan bahwa target utama operasi hari itu kantor Gerakan Perlawanan Internasional (GWH) dan Ansar International, yang diyakini mengumpulkan uang untuk Hamas di bawah kedok bantuan kemanusiaan.

Kedua organisasi mengatakan mereka mengumpulkan sumbangan untuk warga di Gaza, Somalia, Suriah dan negara-negara lain.

“Siapa pun yang mendukung Hamas di balik kedok bantuan kemanusiaan berarti mengabaikan nilai-nilai dasar konstitusi kami dan melemahkan kepercayaan pada komitmen banyak organisasi bantuan,” kata Menteri Dalam Negeri Horst Zehwefer.

Jerman menjadi negara tingkat anti-Islamnya meningkat beberapa tahun terakhir. Hal itu terungkap dalam kajian Pusat Kompetensi untuk Penelitian Demokrasi dan Ekstrimisme Sayap Kanan dalam kajiannya pada akhir 2018.

Hal itu tak lepas dari sikap pemerintah yang terus menghembuskan kebencian anti imigran muslim. Jerman termasuk negara yang menjadi tujuan imigran-imigran dari Timur Tengah.

Baca Juga :  HAMAS Puji Sikap Malaysia yang Menolak Masuknya Atlet Israel ke Malaysia

Sumber: Reuters
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.