Edukasi

Artikel tentang pendidikan islam

Sekolah yang kehilangan makna sebagai rumah kedua

Suaramuslim.net – Angga Bagus Perwira tidak akan kembali ke bangku sekolahnya di SMPN 1 Geyer, Grobogan. Bocah 12 tahun itu pergi terlalu cepat. Bukan karena penyakit, tapi karena kekerasan yang terjadi di tempat yang seharusnya menjadi ruang aman. Kita semua berduka, sekaligus bertanya, bagaimana mungkin sebuah institusi pendidikan bisa berubah menjadi arena perundungan yang merenggut […]

Sekolah yang kehilangan makna sebagai rumah kedua Read More »

Omar Yaghi, dari pengungsi Palestina ke panggung Nobel

Suaramuslim.net – Di dunia yang kerap lebih sibuk menatap konflik daripada kemanusiaan, nama Omar Yaghi muncul seperti oase di tengah padang pasir. Ia lahir di Amman, Yordania, dari keluarga pengungsi Palestina yang terusir dari tanah kelahirannya. Hidupnya dimulai bukan di laboratorium, tapi di tenda-tenda pengungsian dan ruang-ruang sempit harapan. Namun, dari luka itu tumbuh tekad

Omar Yaghi, dari pengungsi Palestina ke panggung Nobel Read More »

Manajemen spiritual untuk mitigasi FOBO

Suaramuslim.net – Rasa takut adalah fitrah, bahkan seorang Nabi yang gagah perkasa seperti Nabi Musa as, juga memiliki rasa takut, “Allah menguatkan hati Nabi Musa dengan firman-Nya:”Janganlah kamu berdua takut, sesungguhnya Aku bersama kamu berdua; Aku mendengar dan melihat.”(Terjemah Q.S. Thaha: 46). Rasa takut secara psikologis memberikan kemampuan pada manusia untuk bertahan hidup dan menjauhkan

Manajemen spiritual untuk mitigasi FOBO Read More »

Dr. Gancar ketika - THR

Spiritualitas manajemen lover dan hater di era digital

Suaramuslim.net – Di era digital ini, sangat sering kita dapati komentar-komentar miring dan negatif dari warganet. Hal ini menjadi sebuah fenomena yang menarik untuk dibahas dalam konteks psikologi, bisnis maupun spiritualnya. Di Indonesia artis yang tercatat banyak haters-nya adalah Nikita Mirzani dan Lucinta Luna yang memang sering membuat hal yang menjadikan pro dan kontra. Namun

Spiritualitas manajemen lover dan hater di era digital Read More »

Hardiknas 2025: Pendidikan kita masih mencetak pekerja bukan pemilik masa depan

Suaramuslim.net – Setiap tanggal 2 Mei, kita memperingati Hari Pendidikan Nasional. Tapi pertanyaannya adalah: yang kita rayakan sebenarnya apa? Dan yang kita perjuangkan itu siapa? Pendidikan di negeri ini terlalu lama terjebak dalam satu arah, yaitu: “mencetak lulusan yang siap bekerja”, bukan siap menciptakan pekerjaan. Kita siapkan anak-anak untuk menjadi karyawan yang baik, bukan pemimpin

Hardiknas 2025: Pendidikan kita masih mencetak pekerja bukan pemilik masa depan Read More »

AI versus AIUEO

Suaramuslim.net – Konon dunia sudah berubah. (Padahal dari dahulu kala dunia terus berubah). Bukan. Bukan itu maksudnya. Ini lain. Dunia sudah berubah sama sekali. Sudah beda dengan yang kemarin. Dunia sudah tidak dikuasai oleh manusia lagi. Dunia sudah dikuasai oleh artificial intelligence atau populer disebut dengan AI. Sebentar lagi, demikian kawan yang nervous itu bilang,

AI versus AIUEO Read More »

PPDB Zonasi dalam Sorotan

Solusi untuk ketimpangan pendidikan nasional

Suaramuslim.net – Pendidikan di Indonesia masih dihadapkan pada ketimpangan yang cukup besar, terutama dalam hal aksesibilitas dan kualitas antara Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Ketimpangan ini semakin terasa pada pendidikan agama, terutama yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Swasta Agama (PTSA). Pendidikan agama di PTSA, yang tersebar di berbagai daerah, memegang peranan

Solusi untuk ketimpangan pendidikan nasional Read More »

Rebranding cendekiawan: Dari elite menjadi penuntun umat

Suaramuslim.net – Sebagai kelanjutan dari tulisan saya sebelumnya tentang topik “Cendekiawan”, izinkan saya kembali mengajak kita semua, khususnya para cendekiawan muslim, untuk bersama-sama menghadirkan ilmu yang bukan hanya bertengger di atas podium, tapi hadir membumi, menebar kemanfaatan dan kemaslahatan sesuai bidang keilmuan dan keahlian kita masing-masing. Karena ilmu sejatinya bukan hanya untuk kemajuan pribadi, tetapi

Rebranding cendekiawan: Dari elite menjadi penuntun umat Read More »

Ilustrasi pemuda muslim by ChatGPT.

Dakwah cendekiawan zaman now: Dari mimbar ke media sosial

Suaramuslim.net – Di era media sosial, di mana semua hal bisa viral dalam semalam, kita justru menyaksikan paradoks: cendekiawan semakin sunyi dari panggung umat. Ilmunya tersimpan di jurnal, tapi tak menyentuh warga. Gagasan hebatnya diabadikan di repository kampus, tapi tak terdengar di forum-forum RT atau majelis taklim. Mengapa? Sebagian besar karena jebakan pamrih. Cendekia zaman

Dakwah cendekiawan zaman now: Dari mimbar ke media sosial Read More »

Guru ngaji itu Kartini masa kini

Suaramuslim.net – Di sudut-sudut perkampungan, bukan hanya di mushala kecil atau langgar tua, tetapi di ruang tamu rumah-rumah sederhana yang dipenuhi ketulusan, hadir sosok perempuan berselendang tenang, bermata jernih penuh kasih. Ia menyingkirkan kursi demi membentangkan tikar, merapikan rak buku agar cukup ruang untuk anak-anak duduk melingkar. Ruang sempit itu, yang sejatinya adalah bagian dari

Guru ngaji itu Kartini masa kini Read More »