Sebaiknya Tahu, Kelebihan dan Kekurangan Token Listrik

Kelebihan dan Kekurangan Token Listrik

Suaramuslim.net – Beberapa tahun terakhir ini, penggunaan listrik token PLN atau listrik prabayar guna marak. Kelebihan dan kekurangan penggunaan token listrik akan dibahas di sini.

Listrik merupakan kebutuhan penting dalam kehidupan sehari-hari. Tentu pemakaiannya masuk dalam anggaran tetap bulanan. Masyarakat Indonesia kini di tawarkan sistem penggunaan listrik menggunakan token PLN, yang membuat pelanggan memiliki kebebasan mengisi pulsa listrik sesuai kebutuhan sehari-hari menyesuaikan kondisi keuangan. Keuntungan lainnya, pelanggan juga dapat mengatur budget pengeluaran pribadi bila sudah mengetahui berapa banyak pulsa listrik yang kira-kira akan habis dalam sebulan.

-Advertisement-

Tak hanya itu, token PLN dinilai lebih memberikan banyak keuntungan bagi para pelanggan ketimbang metode listrik pasca bayar. Listrik pintar ini pun sudah dapat diakses melalui pelbagai ATM, loket pembayaran listrik online, serta gerai-gerai penjualan pulsa dengan nominal sebagai berikut: 20.000, 25.000, 30.000, 40.000, 50.000, 75.000, 100.000, 200.000, 300.000, 400.000, 500.000, 1.000.000 dan 2.000.000.

Mudah Mengontrol Pemakaian Listrik

Melalui token PLN, pemakaian listrik lebih mudah terpantau karena pada dasarnya sistem ini memang mengajak pelanggan untuk menghemat listrik. Pelanggan token PLN akan lebih mudah mengendalikan pemakaian listrik ketika melihat langsung di mesin meter elektronik yang sudah berbasis sistem digital ini.

Lebih Ekonomis

Efek penghematan secara ekonomis ini akan langsung terasa saat pelanggan tidak akan dikenai denda akibat telat membayar listrik. Kita tidak perlu khawatir dengan tagihan listrik yang tiba-tiba membengkak. Sistem token PLN juga lebih murah dibandingkan listrik pasca bayar karena pelanggan tidak harus membayar biaya administrasi, uang jaminan dll.

Efisien dan Praktis

Pengunaan token PLN lebih efisien dalam menghemat waktu. Pelanggan tidak harus repot jauh-jauh membayar ke loket pembayaran listrik. Cukup membeli pulsa listrik dengan nominal tertentu di ATM atau gerai pulsa terdekat, maka kita sudah dapat menonton televisi, memakai setrika, menggunakan alat elektronik penanak nasi, dan lain sebagainya. Pula, dengan mesin elektronik token PLN yang sudah praktis ini, kita tidak perlu cemas karena tidak ada lagi kesalahan dalam pencatatan atau ketidaksesuaian antara pemakaian dan pembayaran.

Privasi Pelanggan Lebih Terjamin

Poin ini mungkin terlihat tak terlalu penting, tetapi bila ditilik lebih lanjut, ini juga dapat menjadi keunggulan token PLN jika pelanggan mengingini privasi dan kenyamanan berlebih. Dengan memilih sistem ini, artinya pelanggan tidak harus bertemu langsung dengan petugas PLN yang mencatat meter listrik setiap bulannya. Mesin listrik elektronik prabayar telah mencatat rekor pemakaian listrik pelanggan secara otomatis.

Meski demikian, ada juga kelemahan penggunaan token listrik. Pertama, jika pulsa listrik habis di waktu yang tidak terduga Anda harus siap voucher cadangan. Jika tidak siap, Anda harus siap dengan kondisi gelap di rumah Anda karena kehabisan pulsa listrik. Meski demikian, alarm pemberitahuan akan berbunyi ketika listrik tinggal 10 kwh.

Kedua, sering bermasalah saat akan mengisi ataupun membeli, banyak kasus jaringan internet sedang down, maka Anda harus menunggu sementara listrik di rumah Anda sudah mati. Ketiga, meteran lebih sensitif dan mudah rusak.

Demikian ulasan mengenai keunggulan dan kelemahan penggunaan listrik menggunakan token.

Kontributor: Mufatihatul Islam
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.