Pernikahan Anak di 20 Provinsi Masih di Atas Rata-Rata Nasional
Direktur Bina KUA (Kantor Urusan Agama) dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama (Kemenag) Mohsen dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat bertajuk "Perlukah Sertifikasi Perkawinan?" yang digelar di Kementerian Kominfo, Jakarta, Jumat (22/11). (Foto: FMB9)

JAKARTA (Suaramuslim.net)– Tidak hanya bimbingan pra-pernikahan tapi bimbingan pasca pernikahan juga penting, ujar Direktur Bina KUA (Kantor Urusan Agama) dan Keluarga Sakinah Kementerian Agama (Kemenag) Mohsen dalam Diskusi Media Forum Merdeka Barat bertajuk “Perlukah Sertifikasi Perkawinan?” yang digelar di Kementerian Kominfo, Jakarta, Jumat (22/11).

Mohsen menjelaskan bahwa tahapan pranikah dan tahapan berkeluarga adalah masih diperlukan bimbingan perkawinan.

“Karena pada awal-awal masa pernikahan yaitu 0-5 tahun rentan terhadap berbagai persoalan dan persoalan yang paling sensitif itu adalah yang menyangkut perceraian. Maka bimbingan pernikahan ditujukan untuk menjaga harmoni keluarga dan menjaga ketahanan keluarga,” tukasnya.

Menurutnya, bimbingan pasca pernikahan ini terintegrasi dengan kementerian dan lembaga terkait seperti Kemenkes, Kementerian Pembedayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kemendiknas hingga BKKBN.

“Dengan demikian sejak awal kita dapat mendeteksi masalah-masalah yang terjadi dalam pernikahan di masyarakat,” tambahnya.

Untuk memperkaya isi bimbingan pasca pernikahan, menurut Mohsen, ada penambahan konten-konten yang paling penting seperti masalah-masalah hukum dan seterusnya.

Mohsen memperkirakan anggaran yang dibutuhkan untuk layanan ini sebesar Rp800 miliar/tahun untuk 2 juta pasangan pengantin per tahun.

Baca Juga :  MUI Tanggapi Rencana Kemenag Hapus Materi Perang dari Kurikulum Madrasah

“Saat ini, juga dapat memberikan konten-konten yang berkait dengan perspektif keadilan kesetaraan gender, KDRT, dan yang perlu juga moderasi beragama di dalam keluarga. Kita mengharapkan ketahanan keluarga itu akan betul-betul kita kawal dan membangun keluarga yang sukses dan pada akhirnya melahirkan masyarakat yang sukses,” pungkas Mohsen.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.