Ketika Media Salah Mengutip Pidato Anies Baswedan

3269
kumparan.com meralat pemberitaan sebelumnya yang salah mengutip pidato Anies Baswedan.

JAKARTA (suaramuslim.net) – Pidato Anies Baswedan di hadapan warga Jakarta pasca pelantikannya pada Senin (16/10) di Balaikota DKI Jakarta viral di media sosial dan mendapat kecaman warganet.

Seperti akun @GunRomli mengecam dengan tweet:

-Advertisement-

Pidato Anies ini tendensius & potensial memecah belah bangsa, publik harus menolak rame-rame ,kalau perlu diuji secara hukum, bahaya jadi kampanye politik

Selain itu akun @TsamaraDKI juga mengecam dengan tweet:

Aku pikir aku sedang membaca kata-kata Trump atau Le Pen, tapi tidak, aku sedang membaca gubernurku sendiri menyatakan ini.

Kecaman tersebut berangkat dari pemberitaan yang dilansir oleh Detik.com dan Kumparan.com yang berjudul Anies : Saatnya Pribumi Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri.

Dari penelusuran redaksi suaramuslim.net, detik.com telah meralat judul beritanya menjadi Anies : Dulu Pribumi Ditindas, Saatnya Kita Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri , sementara kumparan.com telah menghapus berita lama dan membuat ralat berita berjudul Anies: Saatnya Kita Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri.

Dalam ralat beritanya, redaksi kumparan menuliskan permohonan maaf karena ada ketidakakuratan dari kutipan yang ditulis. Setelah dikroscek dengan rekaman dari lokasi ada beberapa kata yang tidak akurat yang ditulis oleh kumparan.com .

Baca Juga :  Resmikan Pasar Ikan Modern Muara Baru, Ini Harapan Anies Baswedan

Penulis : Ahmad Jilul Qur’ani Farid

Editor : Muhammad Nashir

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.