Keutamaan Ayat Kursi Berdasarkan Hadits Sahih

Keutamaan Ayat Kursi Berdasarkan Hadits Sahih

Keutamaan Ayat Kursi Berdasarkan Hadits Sahih

Suaramuslim.net – Ayat kursi menduduki posisi yang sangat agung. Menurut catatan Imam An-Nawawi dalam penjelasan (syarah) kitab “Shahīh Muslim” (1392: VI/94) para ulama menjelaskan bahwa ayat ini begitu istimewa karena di dalamnya mengandung dasar-dasar nama dan sifat Allah yang sangat indah. Lantas, bagaimana keutamaan ayat kursi menurut hadits-hadits sahih?

Berdasarkan hadits-hadits sahih, ada beberapa keutamaan ayat kursi:

Pertama, merupakan ayat yang paling agung dalam Al Quran. Ini sesuai dengan hadits nabi:

قَالَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- « يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِى أَىُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ ». قَالَ قُلْتُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ أَعْلَمُ. قَالَ « يَا أَبَا الْمُنْذِرِ أَتَدْرِى أَىُّ آيَةٍ مِنْ كِتَابِ اللَّهِ مَعَكَ أَعْظَمُ ». قَالَ قُلْتُ اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ. قَالَ فَضَرَبَ فِى صَدْرِى وَقَالَ « وَاللَّهِ لِيَهْنِكَ الْعِلْمُ أَبَا الْمُنْذِرِ »

Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Wahai Aba Mundzir – Ubay bin Ka’ab – tahukah Engkau mana ayat yang paling agung menurutmu di dalam kitab Allah?” aku ( Aba Mundzir ) menjawab, “Allah dan Rasul-Nya yang lebih tahu. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam.” Beliau mengulangi lagi, “Wahai Aba Mundzir, tahukah Engkau mana ayat yang paling agung menurutmu di dalam kitab Allah?” Aku ( Aba Mundzir ) menjawab, “Yaitu Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum (ayat kursi).” Kemudian beliau menepuk dadaku dan berkata semoga engkau dimudahkan mendapatkan ilmu wahai Aba Mundzir (HR. Muslim)

Kedua, dengan membacanya seusai shalat wajib akan berbuah surga. Sabda nabi:

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ مَكتوبَة، لمَ يمَنَعهُ مِنْ دُخُولِ الجَنة إِلَّا أن يمَوتَ

“Barang siapa yang membaca ayat kursi setiap selesai shalat fardu, maka tidak ada yang menghalanginya untuk masuk ke surga kecuali kematian.” (HR. Nasai, Ibnu Hibban dan Nasai)

Ketiga, bisa melindungi diri dari gangguan setan hingga pagi hari saat dibaca sebelum tidur. Suatu hari Abu Hurairah radhiallahu ‘anha ditugasi menjaga gudang makanan. Kemudian didapati ada pencuri, namun beliau lepaskan karena si pencuri mengaku kelaparan. Itu berulang sampai tiga kali. Akhirnya, diadukanlah kepada Rasulullah, “Wahai Rasulullah, ia mengaku bahwa ia mengajarkan suatu kalimat yang Allah beri manfaat padaku jika membacanya. Sehingga aku pun melepaskan dirinya.”

Rupanya si pencuri mengajarinya ayat kursi yang dibaca sebelum tidur. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam pun bersabda, “Adapun dia kala itu berkata benar, namun asalnya dia pendusta. Engkau tahu siapa yang bercakap denganmu sampai tiga malam itu, wahai Abu Hurairah?”, “Tidak”, jawab Abu Hurairah. Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa salam berkata, “Dia adalah setan.” (HR. Bukhari)

Keempat, rumah yang dibacakan ayat kursi tidak akan didekati setan. Abu Ayyub Al-Anshari pernah mengalami kasus yang sama seperti Abu Hurairah. Ia didatangi setan yang mencuri kurma. Pada saat itu setan memberi nasihat:

إِنِّي ذَاكِرَةٌ لَكَ شَيْئًا آيَةَ الْكُرْسِيِّ اقْرَأْهَا فِي بَيْتِكَ فَلَا يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ وَلَا غَيْرُهُ

“Sungguh, saya akan mengingatkanmu tentang sesuatu, yaitu ayat al-Kursi. Bacalah ayat al-Kursi di rumahmu, niscaya setan dan sejenisnya tidak akan mendekatimu.”

Diceritakanlah kejadian itu kepada Rasulullah dan beliau bersabda: “Dia telah jujur, padahal dia pendusta.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad)

Kelima, bagi yang membacanya pada pagi dan sore hari. Suatu saat kurma ayah Ubay berkurang. Rupanya dicuri oleh jin. Pada kesempatan itu, setan yang mencuri sempat memberi nasihat:

مَنْ قَالَهَا حِينَ يُمْسِي أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُصْبِحَ ، وَمَنْ قَالَهَا حِينَ يُصْبِحُ أُجِيرَ مِنَّا حَتَّى يُمْسِيَ

“Barangsiapa yang membacanya ketika sore, akan dilindungi dari kami hingga pagi.  Barangsiapa yang membacanya ketika pagi, akan dilindungi dari kami hingga sore.” (HR. Nasa`i dan Thabrani)

Lalu pagi harinya Ubay bin Ka’ab radhiallahu ‘anha menceritakan kejadian itu kepada Rasulullah dan beliau bersabda: “Telah benar ucapan al-Khobits (jin syaithan).”

Berdasarkan hadits tersebut, ada beberapa keutamaan ayat kursi: sebagai ayat yang paling agung, mendapatkan pahala surga jika dibaca setelah shalat wajib, dapat melindungi dan memproteksi diri jika dibaca sebelum tidur dan pada waktu pagi dan sore hari.

Kontributor: Mahmud Budi Setiawan
Editor: Oki Aryono

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment