Launching MATAMUDA dan MLPS, PUI nyalakan obor generasi emas

MAJALENGKA (Suaramuslim.net) – Semangat baru pendidikan Islam kembali digaungkan Persatuan Ummat Islam (PUI). Ketua Umum DPP PUI, H. Raizal Arifin, secara resmi melaunching MATAMUDA (Masa Ta’aruf Madrasah) dan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi seluruh sekolah dan madrasah di lingkungan PUI.

Peluncuran dipusatkan di Perguruan Darul Ulum PUI Majalengka, Senin (13/7/2026), yang dihadiri siswa baru, guru, santri, pimpinan pesantren, jajaran pengurus PUI dan secara serentak dilaksanakandi seluruh sekolah PUI se-Indonesia.

Momentum peluncuran berlangsung khidmat sekaligus membanggakan. Ketua Umum DPP PUI bertindak sebagai Pembina Upacara, sementara seluruh prosesi upacara dilaksanakan sepenuhnya menggunakan Bahasa Inggris.

Hal tersebut menjadi simbol komitmen sekolah-sekolah PUI untuk melahirkan generasi Islam yang berakhlak mulia sekaligus memiliki daya saing global.

Dalam kesempatan tersebut, Raizal Arifin mengaku takjub melihat perkembangan Perguruan Darul Ulum PUI Majalengka yang dinilainya mengalami kemajuan luar biasa, baik dari sisi kualitas pendidikan, budaya sekolah, maupun semangat inovasi.

“Saya menyaksikan sendiri bagaimana Darul Ulum tumbuh menjadi contoh bahwa lembaga pendidikan Islam mampu maju, modern, disiplin, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai Islam. Ini adalah wajah pendidikan PUI yang harus menjadi inspirasi bagi seluruh sekolah PUI di Indonesia,” ujarnya dalam rilis yang diterima Suaramuslim.net.

Dalam amanatnya, Raizal menegaskan bahwa masuk ke sekolah PUI bukan sekadar menjadi peserta didik, tetapi memulai perjalanan membentuk karakter sebagai kader umat dan bangsa.

Ia mengajak seluruh siswa baru untuk menjadikan masa pengenalan sekolah sebagai awal membangun persaudaraan, semangat belajar, dan komitmen memperbaiki diri.

“PUI memiliki warisan besar berupa nilai Intisab dan gerakan Ishlah. Di sinilah kalian akan ditempa menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat spiritualnya, mulia akhlaknya, serta siap menjadi pemimpin masa depan,” ujar Raizal.

Raizal juga menegaskan bahwa sekolah PUI harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan membahagiakan bagi setiap peserta didik.

“Tidak boleh ada bullying, tidak boleh ada kekerasan. Sekolah adalah rumah kedua yang menumbuhkan kasih sayang, persaudaraan, dan karakter. Pendidikan terbaik adalah pendidikan yang memuliakan manusia,” pesannya.

Secara resmi Ketua Umum PUI membuka dan melaunching MATAMUDA serta MPLS PUI dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.

Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong dan penyalaan obor, dua simbol yang sarat makna.

Gong menjadi penanda dimulainya gerakan kaderisasi nasional PUI di bidang pendidikan, sementara obor melambangkan cahaya ilmu yang menerangi kehidupan sekaligus api semangat yang terus menyala dalam membangun peradaban Islam.

Menurut Raizal Arifin, tema besar MATAMUDA dan MPLS tahun ini tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga membangun identitas peserta didik sebagai generasi pembelajar yang siap menghadapi tantangan zaman.

“Ilmu pengetahuan, teknologi, kecerdasan buatan, dan perubahan dunia tidak boleh membuat kita kehilangan jati diri. Justru dengan iman, ilmu, akhlak, dan penguasaan teknologi, generasi PUI harus tampil menjadi solusi bagi Indonesia dan dunia,” pesannya.

Usai peluncuran, Ketua Umum DPP PUI melanjutkan rangkaian kunjungan pendidikan ke sejumlah lembaga PUI di Tenajar Lor, Kabupaten Indramayu, untuk menyapa para guru dan peserta didik di jenjang RA, MI, MTs, dan MA PUI.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari gerakan nasional DPP PUI dalam memperkuat mutu pendidikan, mempererat silaturahmi dengan satuan pendidikan, serta memastikan transformasi sekolah-sekolah PUI berjalan hingga ke daerah.

Peluncuran MATAMUDA dan MPLS ini menjadi penanda dimulainya tahun ajaran baru di lingkungan pendidikan PUI di seluruh Indonesia.

Dengan jejaring sekolah, madrasah, pesantren, dan perguruan tinggi yang dimiliki, PUI menegaskan komitmennya untuk terus melahirkan generasi beriman, berilmu, berkarakter, menguasai teknologi, dan siap memimpin Indonesia menuju peradaban yang lebih maju.

“Sekolah PUI bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat melahirkan pemimpin. Dari ruang-ruang kelas inilah akan lahir ulama, ilmuwan, entrepreneur, birokrat, dan negarawan yang akan menerangi masa depan Indonesia,” tutup Ketua Umum DPP PUI.

Pewarta: Mutia Arifin
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.