Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad, foto: BBC

KUALA LUMPUR (Suaramuslim.net) – Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad menanggapi terjadinya demonstrasi besar yang saat ini tengah berlangsung di Hong Kong.

Mahathir menilai, pemimpin Hong Kong Carrie Lam harus mengundurkan diri atas protes yang telah terjadi belakangan ini.

Di dalam sebuah konferensi di Kuala Lumpur, Mahathir merujuk kepada Beijing dan menyinggung Lam. Ia mengatakan, Lam sebenarnya berada di dalam sebuah dilema. Di satu sisi, kata Mahathir, Lam harus mematuhi pemimpinnya dan pada saat yang sama ia harus mengikuti nuraninya.

“Saya pikir yang terbaik dilakukan adalah dengan mengundurkan diri,” kata Mahathir, Jumat (4/10).

Dilansir di The Straits Times, Mahathir menyebut, bisa jadi hati nurani Lam mengatakan bahwa orang-orang Hong Kong benar dalam menolak hukum soal esktradisi. Namun di sisi lain, Lam pasti tahu soal konsekuensi dari menolak hukum.

Protes di Hong Kong dimulai atas RUU Ekstradisi yang sekarang ditarik. RUU tersebut memungkinkan orang Hong Kong dikirim ke daratan Tiongkok untuk diadili. Protes meningkat pesat sejak Juni 2019 lalu.

Protes tersebut kini telah berkembang menjadi seruan yang lebih luas soal demokrasi dan tuntutan-tuntutan lainnya.

Mahathir yang kini berusia 94 tahun adalah salah satu pemimpin berpengalaman di Asia. Ia adalah perdana menteri selama 22 tahun dari 1981.

Sumber: The Straits Times

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.