Ma’ruf Amin Temui Tokoh Masyarakat Indonesia di Singapura
Calon Wakil Presiden 2019-2024 Prof. KH Ma'ruf Amin (Foto: Istimewa)

SINGAPURA (Suaramuslim.net) – Prof Dr KH Ma’ruf Amin bertemu sejumlah perwakilan masyarakat Indonesia di Singapura, Selasa malam (16/10), di Gedung KBRI Singapura, Chatsworth Road, Singapura.

Acara yang diawali sambutan Dubes RI untuk Singapura, I Wayan Ngurah Swajaya itu, juga dihadiri Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, yang juga Ketua Umum Partai Golkar. Airlangga berada di Singapura karena hendak menjadi pembicara pada diskusi panel Industrial Transformation Asia-pacific (ITAP) 2018 di Singapura.

Ma’ruf Amin menyampaikan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia menganut Islam yang moderat.

“Dengan pandangan Islam Wasathiyah yang moderat itu, kalangan Islam dan kalangan Nasionalis bisa menyatu dengan menyepakati Pancasila dan UUD 1945 dan kemudian melahirkan NKRI,” paparnya.

Tapi dalam perkembangannya, lanjut Ma’ruf Amin, menguat tantangan dari paham keagamaan ekstrem, apalagi setelah adanya ISIS tahun 2014.

“Maka kita harus mengembalikan lagi, menguatkan lagi paham Islam Wasathiyah, untuk mengembalikan pada prinsip berbangsa dan bernegara. Istilah saya, ar-ruju’ ilal mabda’, kembali ke basic, ke pangkal lagi, seperti waktu pendiri bangsa mendirikan NKRI,” katanya.

Baca Juga :  Anies, TGB dan Rizal Ramli Diperidiksi Ramaikan Pilpres 2019

Pada masyarakat Indonesia di Singapura, calon wakil presiden nomor urut 1 ini menyampaikan agar bisa mencerminkan wajah Indonesia yang rukun, santun, dan bersahabat.

“Saya berharap, terutama dalam menghadapi pilpres yang akan datang, tidak terjadi konflik akibat perbedaan pilihan. Sehingga dapat menjaga keutuhan dan perilaku terpuji sebagai bangsa besar dalam rangka menjaga hubungan persahabatan Indonesia dan Singapura.” tambah Ma’ruf Amin.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.