Mediasi GUIB Jatim Terkait Uighur dengan Konjen RRT Berakhir Deadlock
Mediasi berakhir deadlock. (Foto: Suaramuslim.net)

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Rencana Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jatim untuk bermediasi dengan konsulat jendral (Konjen) Republik Rakyat Tiongkok (RRT) atas sikap yang menimpa muslim di Uighur China menemui jalan buntu (deadlock). Pasalnya beberapa poin yang disampaikan perwakilan GUIB tidak diterima oleh perwakilan Konjen.

Menurut ketua perwakilan yang masuk menemui perwakilan Konjen, Muhammad Yunus mengatakan delegasinya sudah diterima dan namun sikap GUIB Jatim berupa beberapa poin pernyataan tidak diterima.

“Mereka sudah menerima, juga sudah memfoto hasil pernyataan yang kami sampaikan, namun sayangnya mereka menolak beberapa poin dan tidak memberikan alasannya,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (20/12).

“Pihak perwakilan konsulat menerima informasi yang kami berikan, ada yang mereka terima namun juga menolak beberapa poin tanpa menyebut alasan penolakan,” tambah Yunus yang juga sebagai Sekjen GUIB Jatim.

GUIB mempertanyakan alasan penolakan Konjen RRT, namun tidak ada jawaban yang pasti sehingga pertemuan berakhir buntu. Menurut Yunus, bila satu pekan ke depan tidak ada reaksi dari Konsulat RRT, pihaknya akan mengadakan aksi besar-besaran di depan kantor Konjen RRT.

Baca Juga :  Parade Senja Bersama Drum Band Pramuka Al Irsyad Surabaya

“Kami akan demo besar-besaran bila tidak ada reaksi atas apa yang kami sampaikan,” pungkasnya.

Perwakilan dari GUIB Jatim yang boleh masuk ke dalam Kantor Konjen terdiri dari 15 orang dan ditemui sekitar 5 perwakilan dari pihak konsulat. Mereka bermediasi dengan konsulat RRT selama 3 jam.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhamamd Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.