Mediasi Uighur Deadlock, GUIB Jatim: Kami Akan Bikin Aksi Besar di Konjen RRT Surabaya
Mediasi Uighur Deadlock, GUIB Jatim: Kami Akan Bikin Aksi Besar di Konjen RRT Surabaya. (Foto: Suaramuslim.net)

SURABAYA (Suaramuslim.net) – 15 perwakilan Gerakan Umat Islam Bersatu (GUIB) Jatim yang diterima oleh 5 perwakilan Konjen RRT untuk menyampaikan hasil sikapnya terkait muslim Uighur, Kamis (20/12/18) selama 3 jam berakhir deadlock (buntu). Menanggapi hal ini, GUIB Jatim akan melakukan aksi besar-besaran di Konjen RRT apabila dalam satu pekan tidak ada reaksi dari pihak konsulat.

“Kami akan aksi besar-besaran pekan depan bila dalam satu pekan ini tidak ada reaksi apa pun atas penindasan yang diterima muslim Uighur,” ujar Sekjen GUIB Jatim Ustaz Yunus kepada wartawan, Kamis (20/12).

Menurut Yunus poin-poin saat mediasi sudah dibaca pihak Konjen, namun hanya difoto hasilnya, pihak konsulat tidak mau membawanya, kemungkinan besar hal itu ditolak.

“Satu pekan ini kami akan mediasi lagi. Kami akan mencoba lagi, namun apabila tidak ada reaksi apa pun, kami akan melakukan aksi besar-besaran,” tambahnya.

Yunus menyebut bahwa staf Konjen RRT di Surabaya merupakan kepanjangan tangan dari pemerintah China. Tugas mereka adalah menyampaikan hasil mediasi kemudian bersikap, namun sepertinya mereka tidak ada respon dari apa yang disampaikan GUIB Jatim.

Baca Juga :  ACT Jatim Bersama Komunitas Ajak Warga Surabaya Peduli Gempa Maluku

Dari pantauan Suaramuslimdotnet di lapangan, saat Ust Yunus menawari massa untuk menggelar aksi bila tidak ditanggapi, semua peserta menyatakan siap mengerahkan massa yang banyak.

“Kami siap mengerahkan massa yang banyak untuk bersikap atas apa yang dialami oleh muslim Uighur,” pungkasnya.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.