Menlu AS, Mike Pompeo, foto: Dok. Istimewa

KINGSTON (Suaramuslim.net) – Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo, Rabu (22/1), memperingatkan negara-negara di dunia agar tidak gampang mengambil dana dari Cina. Ia menyebut langkah seperti itu bisa menjadi kontraproduktif.

Berbicara di Kingston, Jamaika, perhentian terakhir dari tur Belahan Bumi Baratnya, Pompeo mempertanyakan apa nilai uang Cina jika untuk menyuburkan korupsi dan merusak aturan hukum Anda?

“Lihatlah investasi-investasi itu jika sebenarnya merusak lingkungan Anda, dan tidak menciptakan lapangan kerja untuk orang-orang Anda,” tambahnya.

Pompeo telah menjadi kritikus vokal terhadap investasi Cina di seluruh dunia yang oleh Amerika Serikat disebut sebagai “diplomasi utang.” Dia menilai hal itu membuat negara-negara miskin dibebani dengan terlalu banyak utang.

Pada hari Selasa, ia membuat marah para pejabat Cina ketika ia mengatakan “janji ekonomi Cina” yang mencolok sering kali menghasilkan ketergantungan utang dan mengikis kedaulatan negara-negara peminjam.

Di Kingston, Pompeo juga menggandakan kritiknya terhadap pemerintah Venezuela. Ia mengatakan kepada negara-negara Karibia bahwa mereka harus meningkatkan hubungan dengan Washington.

“Hari-hari ketika Venezuela bisa menggunakan petrodolar untuk memenangkan tetangga sudah berakhir,” kata Pompeo.

Dia meramalkan program minyak Venezuela di Karibia, diluncurkan pada 2005 dan dikenal sebagai Petrocaribe. Namun memudar ketika pemerintahan Presiden Nicolas Maduro.

Pernyataan Pompeo datang setelah perusahaan minyak negara Venezuela PDVSA mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa Maduro “berkomitmen untuk meluncurkan kembali Petrocaribe dengan paksa.”

Sumber: Ejinsight

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.