MUI Minta Israel Segera Pulangkan Jasad 51 Syuhada Palestina
Konferensi PERS Konsulat Palestina mengenai penahanan 51 jasad syuhada Palestina oleh Israel (Foto: ANTARA)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengecam Israel atas tindakannya yang menahan 51 jenazah syuhada Palestina.

“MUI mengecam keras apa yang dilakukan Israel terhadap jenazah syuhada Palestina. Tindakan tersebut selain tidak sesuai dengan ajaran Islam juga melanggar perikemanusiaan,” ujar Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Zaitun Rasmin, Rabu (4/9).

“Kejahatan terhadap kemanusiaan itu telah dipraktikkan berulang kali oleh negara Zionis itu. Karena itu, dunia internasional seharusnya terbuka matanya dengan tindakan pelanggaran kemanusiaan itu,” kata Zaitun.

Menurut Zaitun, tindakan yang dilakukan Israel terhadap warga Palestina telah membuktikan bahwa negara Yahudi itu adalah teroris yang sebenarnya.

“Umat Islam di dunia terutama umat Islam Indonesia harus terus membantu permasalahan yang dihadapi saudara kita Palestina,” ujarnya.

Pengembalian jenazah para syuhada Palestina tersebut menjadi penting mengingat hak mereka untuk dikuburkan sesuai agama yang dianut, selain hak keluarga untuk mendapatkan kepastian akan nasib kerabat mereka.

Dalam kesempatan yang sama Ketua Kelompok Kerja Aqsa (Aqsa Working Group) Yakhsyallah Mansur mengatakan penyelesaian permasalahan Palestina menjadi tanggung jawab bersama, khususnya umat Islam.

Baca Juga :  Serangan di Nairobi Tanggapan Atas Pengakuan Al-Quds Ibukota Israel

“Ketika Palestina damai, maka dunia damai. Kedamaian di dunia bersumber dari Palestina,” jelasnya.

Palestina mendesak Israel memulangkan 51 jenazah syuhada Palestina yang ditahan di lemari pendingin sejak Oktober 2015.

Desakan itu disampaikan Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Palestina untuk Indonesia, Muamar Milhem, dalam konferensi pers tentang kampanye nasional pemulangan jenazah syuhada Palestina di Jakarta, Rabu (4/9).

Berdasarkan data kampanye nasional untuk pemulangan jenazah syuhada Palestina, Milhem mengatakan otoritas Israel telah menahan lebih dari 260 jenazah Palestina sejak 1967, termasuk 51 jasad di lemari pendingin sejak Oktober 2015.

“Kampanye nasional ini memutuskan untuk meningkatkan langkah-langkah protes di semua kota Palestina untuk menekan pemerintah Israel dan organisasi internasional, termasuk Palang Merah Internasional, untuk segera turun tangan melepaskan jenazah warga Palestina,” ujar Milhem.

Sumber: Antara

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.