Novel Baswedan: Sudah Seharusnya KPK Melindungi Pegawainya
Penyidik senior KPK Novels Baswedan ingin agar KPK melindungi pegawainya dalam menjalankan tugas (Foto: Suaramuslim.net)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan menyayangkan lamanya kasus penyerangan terhadap dirinya diselesaikan. Menurut Novel kasus yang menimpanya bukan hanya sekadar persoalan dirinya pribadi, tetapi kasus tersebut telah mencoreng penegakan hukum di Indonesia, terutama penindakan Korupsi.

Novel melihat selama ini lembaga KPK sebagai tempatnya bekerja belum maksimal dalam melindungi pegawainya dalam bekerja. Ia meminta agar KPK sungguh-sungguh dalam melindungi petugasnya. Karena selama ini menurut Novel, para petugas KPK banyak mendapatkan hambatan dan ancaman dalam menjalankan tugasnya dari orang-orang yang tidak dikenal.

“Kenapa saya selalu menyuarakan ini. Sudah sewajarnya KPK selaku lembaga melindungi pegawainya ketika menlakukan tugas-tugasnya, menjalankan kewajiban-kewajibannya dengan cara yang baik” Ujar Novel Baswedan, Selasa (17/7) di Gedung PP Muhammadiyah, Jakarta Pusat.

Kendati demikian Novel tidak menampik selama ini ketua KPK telah mengatakan akan akan melindungi para petugas KPK dalam menjalankan tugasnya, namun hal itu menurutnya masih belum cukup.

“Dalam hal ini pun saya mendengar dari media bahwa pimpinan KPK juga menyampaikan itu, ingin melindungi pegawainya sungguh-sungguh” tambah novel

Baca Juga :  Korupsi Massal DPRD Kota Malang

Namun menurut Novel, bentuk perlindungan KPK terhadap petugasnya tidak harus dengan penjagaan penuh selama 24 jam. Tetapi perlindungan bisa dilakukan dengan cara mengungkap secapatnya kasus-kasus penyerangan terhadap pegawaiKPK seperti yang dialaminya.

“Perlindungi kepada pegawai yang terbaik adalah dengan cara apabila dia diserang penyerangnya diungkap itu yang terbaik, bukan bearti ketika pegawai KPK mau dijaga dua puluh jam itu justeu bukan kebijakan siapa sih yang mau dijaga kemudian tertekan dwngan kondisi tertekan dengan penjagaan” papar Novel.

“Ketika itu dibiarakan, dimaklumi (penyerangan terhadap petugas KPK) dianggap proses normal, kriminal biasaTerus kita apa? Apakah kita melihat proses pemberantasan korupsi tidak penting, saya kira itu yang harus digarisbawahi” Tandas Novel.

Reporter: Ali Hasibuan
Editor: Oky Aryono

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.