Piala Dunia 2018, Kado Ramadhan bagi Pemain Muslim

9
Mohamed Saleh dan Sadio Mane bersujud setelah merayakan gol

(Suaramuslim.net) – Perhelatan Piala Dunia 2018 akan segera dimulai. Pada laga pembuka yang dilaksanakan 14 Juni 2018 akan mempertemukan tuan rumah Rusia vs Saudi Arabia atau tepat sehari sebelum hari raya Idul Fitri 1439 H.

Bagi pemain yang beragama Islam ini menjadi momen spesial dalam berkah Ramadhan. Pertama, menyambut hari kemenangan tiba. Kedua, menyambut berlaga di piala dunia, yang diimpikan timnas sepak bola seluruh dunia.

-Advertisement-

Dibanding dengan perhelatan akbar piala dunia sebelumnya, ajang empat tahunan itu akan mempertontonkan lebih banyak aksi pemain muslim.

Pada perhelatan piala dunia 2014, sebanyak 100 pemain muslim yang berlaga. Namun tahun 2018 ini naik sekitar 135 pemain yang akan beraksi di rumput hijau.

Warna muslim paling kental berasal dari benua Afrika. Menyusul lolosnya Maroko dan Tunisia, ada empat negara Afrika berpenduduk mayoritas muslim yang akan tampil di Rusia. Dua negara yang didominasi pemain muslim adalah Mesir dan Senegal.

Keempat negara ini merupakan wilayah yang rata-rata penduduknya beragama Islam. Bahkan, persentase muslim di Maroko, Tunisia, Mesir, serta Senegal berada di atas angka 90 persen. Tak mengherankan, skuat mereka saat ini didominasi pemain muslim.

Wakil Afrika lainnya, Nigeria juga memiliki penduduk muslim yang cukup signifikan. Hanya saja, dalam skuat mereka saat ini jumlah pemain muslim sangat minim. Yang diketahui publik sejauh ini hanya Abdullahi Shehu dan Ahmed Musa.

Selain dari Afrika yang jumlahnya diyakini tak kurang dari 80 pemain muslim, pesepakbola muslim juga banyak berasal dari Asia. Hal itu karena dari empat wakil Asia, dua negara di antaranya, yakni Arab Saudi dan Iran adalah tim dengan hampir seluruh skuatnya adalah muslim.

Selain enam negara itu, masih ada sejumlah negara juga yang diperkuat pemain-pemain muslim. Jerman, Prancis, serta Swiss adalah yang paling menonjol.

Di kubu Jerman setidaknya ada lima pemain muslim yang rutin memperkuat mereka di babak kualifikasi dan uji coba. Termasuk nama tenar seperti Mesut Ozil, Sami Khedira, serta Skhodran Mustafi.

Sementara di Prancis, ada nama-nama seperti Paul Pogba, Moussa Sissoko, hingga Nabil Fekir. Sedangkan di timnas Swiss, jumlahnya lebih banyak lagi.

Swiss punya pemain muslim seperti Denis Zakaria, Granit Xhaka, Xherdan Shaqiri, Blerim Dzemaili, Haris Seferovic, Admir Mehmedi, Valon Behrami, hingga Admir Mehmedi.

Negara-negara seperti Belgia juga selalu rutin diperkuat pemain muslim. Salah satu nama yang jadi langganan adalah Mauroane Fellaini. Ada juga Moussa Dembele dan Adnan Januzaj yang kembali dipanggil ke timnas usai main bagus di Real Sociedad.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Baca Juga :  Di Balik Kemenangan Prancis

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here