Nur Hasan selaku Direktur Operasional Griya Al Qur'an saat memberikan sambutan dalam syukuran pembukaan cabang baru Griya Al Qur’an di Benowo, foto: Teguh Imami/Suaramuslim.net

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Griya Al Qur’an resmi membuka cabang ke-24 di Pondok Benowo Indah Surabaya, Sabtu (2/11) pagi yang bekerja sama dengan Goolive Corporation. Syukuran yang berlangsung khusyu’ tersebut, dihadiri oleh santri, pengajar, pimpinan dan warga setempat.

Nur Hasan selaku Direktur Operasional Griya Al Qur’an mengatakan bahwa banyaknya cabang yang didirikan semata ingin mengikuti jalan Rasulullah SAW.

“Tujuan Griya Al Qur’an adalah mengikuti jalan Rasulullah SAW. Kami ingin meluaskan dakwah, membumikan Al Qur’an di Indonesia,” ujarnya saat memberikan sambutan.

Senada dengan hal itu, Irwitono selaku Ketua Yayasan Griya Al Qur’an berharap dengan hadirnya cabang-cabang baru Griya Al Qur’an ini menimbulkan kolaborasi bersama banyak umat.

“Era ini sudah sangat maju, banyak perubahan yang terjadi di berbagai bidang. Griya Al Qur’an harus menyesuaikan untuk perbaikan kinerja. Harus juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, dan hal yang terpenting dilakukan para asatiz adalah harus bekerja sama untuk umat,” terangnya.

“Griya Al Qur’an terus bermimpi untuk satu kecamatan satu rumah belajar Al Qur’an. Ini kita dorong untuk hal itu. Karenanya Griya Al Qur’an terus memperbaiki SOP, memperbaiki standar belajar,” tambahnya.

 



Nur Hasan selaku Direktur Operasional Griya Al Qur’an dan Muhammada Rivai Gurning selaku Direktur Utama Goolive Corporation saat menandatangani kerja sama Griya Al Qur’an cabang benowo, foto: Teguh Imami/Suaramuslim.net.

Griya Al Qur’an, tempat belajar Al Qur’an untuk orang dewasa ini berdiri sejak 10 tahun lalu, tepatnya mulai tahun 2009. Sejak kelahirannya 10 tahun lalu, hingga kini tersebar cabang di berbagai kota di Indonesia. Jawa Timur, Lampung, Bandung, Jakarta dan Banjarmasin.

Kini Griya Al Qur’an memiliki lebih dari 10.000 santri yang berasal dari berbagai umur dan kalangan. Juga memiliki 150 lebih pengajar.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.