Semarak Masjid Award, wujud cinta pada rumah ibadah

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jawa Timur didukung Yayasan Demasindo Jatim melaksanakan Masjid Award untuk kelima kalinya.

Ketua Yayasan Demasindo yang juga Sekretaris PW DMI Jawa Timur Drs. H. Suhadi mengajak seluruh pengelola masjid di Jatim ikut berpartisipasi dalam event ini.

“DMI Jatim menggelar event ini bukan hanya untuk mencari juara, tapi menemukan masjid yang paripurna memberikan layanan maksimal kepada jamaah,” ujar Suhadi dalam talkshow Dimensi Suara Muslim Radio Network, Kamis (30/7/2026).

Ia menjelaskan tahapan penilaian sudah berlangsung dan akan memasuki babak final di pekan kedua bulan Agustus.

“Ada 24 masjid yang masuk final, dan penganugeraan insyaAllah diadakan di pekan kedua bulan September yang rencananya dihadiri Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa serta ketua DMI Pusat H.M. Jusuf Kalla,” terang Suhadi.

Menurutnya, saat ini perkembangan masjid di Jawa Timur sudah sangat luar biasa, baik dari segi jumlah dan keindahan masjid serta layanannya.

Masjid Award punya 55 indikator yang berfungsi untuk mengukur apakah masjid memberikan layanan prima kepada jamaah.

“Indikator ini sudah diterapkan kepada 831 masjid yang mengikuti Masjid Award sejak 2022 lalu,” imbuhnya.

Suhadi menegaskan, tujuan diadakannya Masjid Award untuk mencari masjid yang paripurna layananan, bagus dari semua aspek, baik dari aspek idaroh (tata kelola), riayah (pemeliharaan), imaroh (ibadah), tarbiyah (pendidikan), dan ijtima’iyah (sosial).

“Sebenarnya ada 152 indikator, tapi dalam Masjid Award kami rangkum menjadi 55 indikator untuk kategori Masjid Besar, 45 indikator untuk kategori Masjid Jami’ (desa), dan 42 indikator untuk kategori Masjid Kampung,” jelas Suhadi.

Untuk masjid yang belum bisa meraih status terbaik dalam Masjid Award, pihaknya menyediakan layanan asesmen mandiri dengan tutorial, instrumen, diskripsi, dan standar nilai dari terendah hingga tertinggi untuk menakar kemampuan dan kualitas pelayanan, sehingga bisa melakukan perubahan internal.

Pewarta: Mutia Arifin
Penyunting: Muhammad Nashir

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.