Surabaya level 1 PPKM, YMI ITS masih bagikan sembako untuk korban terdampak COVID-19

Surabaya level 1 PPKM, YMI ITS masih bagikan sembako untuk korban terdampak COVID-19

YMI ITS terus bagikan sembako untuk korban terdampak COVID-19.

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Pekan kedua September 2021 ini Surabaya sudah memasuki level 1 PPKM. Artinya kondisi masyarakat semakin baik, jumlah pasien covid semakin menurun, sehingga rumah sakit dan puskesmas juga mulai normal aktivitasnya, angka kematian juga sudah turun drastis.

Kondisi ini tentu semakin menggembirakan bagi kita semua. Bahwa tanda-tanda kehidupan akan semakin normal sudah nampak. Lalu lintas sudah semakin ramai, sekolah sebagian sudah mulai tatap muka langsung.

Apakah semua bisa langsung membaik atau kembali normal? Tentu saja butuh proses. Dampak pandemi memang masih kuat terasa. Terutama bagi para pekerja kelas lepas dengan pendapatan rendah atau masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Karena itulah Yayasan Manarul Ilmi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (YMI ITS) pada hari Jumat (17/9/21) bertempat di Hall ITS TOWER 1 Gedung Menara Sains, membagikan sembako kepada para pekerja harian lepas di lingkungan ITS, termasuk di dalamnya adalah para petugas kebersihan, pertamanan dan marbot masjid Manarul Ilmi.

Acara penyerahan sembako untuk 267 orang tersebut, diwakili 9 orang dari perwakilan tenaga harian lepas, satuan keamanan dan petugas kebersihan masjid. Secara detail jumlahnya dari 167 THL, 80 SKK dan 20 Petugas Masjid.

Dalam acara tersebut hadir Rektor ITS, Prof. Dr. Ir. Mochamad Ashari, M.Eng., beserta jajarannya, sedangkan YMI ITS turut hadir ketua dewan pembina Prof. Dr. Ir. Tri Yogi Yuwono, DEA bersama jajarannya.

Pada kesempatan itu, Rektor ITS Prof. Mochamad Ashari mengapresiasi bantuan yang selama ini disalurkan oleh YMI ITS, baik untuk internal keluarga besar ITS maupun masyarakat sekitar yang terdampak COVID-19.

“Kehadiran YMI ITS yang selalu membantu masyarakat tidak mampu telah melengkapi peran ITS turut berkontribusi membangun masyarakat yang berperadaban dan semakin peduli,” ujarnya.

“Memang kita membantu siapa saja yang butuh dibantu. Itu tanggung jawab kami. Bantuan ini diharapkan mempunyai dampak positif baik secara ekonomi maupun mental bagi yang menerima, bahwa dalam kondisi sulit ini selalu ada yang peduli untuk berbagi,” kata Ketua Dewan Pembina YMI ITS Prof. Tri Yogi Yuwono.

YMI ITS yang didirikan pada tahun 2019 lalu oleh para mantan Rektor memang telah berkontribusi secara nyata untuk keluarga besar ITS maupun masyarakat sekitar kampus.

Tidak hanya sampai di situ, ketika terjadi bencana di berbagai wilayah secara nasional YMI ITS juga turut andil membantu para korban bencana bersama pemerintah maupun lembaga lainnya.

Sejak pandemi COVID 19 terjadi awal tahun 2020, YMI ITS selalu hadir berkontribusi, di antaranya distribusi makanan siap saji, obat-obatan, APD, sembako, tabung oksigen, beasiswa untuk yatim dan dhuafa korban COVID 19.

“Kami sangat berterimakasih kepada YMI ITS atas bantuannya, untuk kesekian kalinya bantuan ini diberikan kepada warga yang berpenghasilan rendah seperti kami,” ujar Nurhasim tenaga kebersihan masjid Manarul Ilmi.

Nurhasim memang harus bekerja keras agar tetap eksis di tengah keadaan yang sulit ini, selain sebagai petugas kebersihan masjid, sore dia jualan pentol agar bisa menghidupi istri dan tiga anaknya yang masih sekolah semua.

Selama ini hidup di rumah orang tua, Nurhasim juga berharap suatu saat nanti punya rumah sendiri sehingga tidak membebani orang tuanya.

Reporter: Dani Rohmati
Editor: Muhammad Nashir

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment