Konferensi umum revolusi Suriah di Idlib, foto: Dok. Istimewa

DAMASKUS (Suaramuslim.net) – Pemerintah Suriah menuding Israel melakukan aksi terorisme negara. Hal itu berkaitan dengan serangan misil dan roket yang dilancarkannya ke Damaskus pada Ahad (30/6) lalu.

“Otoritas Israel semakin mempraktikkan terorisme negara. Agresi Israel terbaru yang keji masuk dalam kerangka upaya berkelanjutan Israel untuk memperpanjang krisis di Suriah,” kata Kementerian Luar Negeri Suriah pada Rabu (3/7), dikutip dari laman Aljazeera.

Menurut laporan media Pemerintah Suriah, Syrian Arab News Agency (SANA), Kementerian Luar Negeri Suriah telah mengadukan serangan yang dilakukan Israel ke Dewan Keamanan PBB. Damaskus menuntut pertanggungjawaban Tel Aviv.

Dalam laporannya ke Dewan Keamanan, Suriah juga menyebut bahwa tindakan berbahaya dan bermusuhan yang dilakukan Israel tak mungkin terjadi tanpa dukungan Amerika Serikat (AS). Washington dianggap menjadi pelindung Israel di Dewan Keamanan.

Serangan misil Israel pada Ahad lalu menghantam daerah Damaskus dan Homs. Kejadian itu menewaskan sembilan pasukan pro-pemerintah dan enam warga sipil, termasuk tiga anak-anak di dalamnya.

Rusia, yang selama ini menjadi sekutu Suriah dalam memerangi kelompok milisi dan pemberontak, mengecam serangan Israel. Moskow menilai kejadian itu sangat melanggar kedaulatan Suriah.

Baca Juga :  Indonesia Terus Berkomitmen Dukung Kemerdekaan Palestina

“Peningkatan ini menimbulkan kekhawatiran ekstrem,” kata Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan.

Sumber: Aljazeera

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.