Survei Kota Aceh Paling Minim Kerukunan, Peneliti INSISTS: Menggiring Islam Tidak Toleran

Survei Kota Aceh Paling Minim Kerukunan, Peneliti INSISTS: Menggiring Islam Tidak Toleran

Ketua Umum PP Pemuda PERSIS Dr Tiar Anwar Bachtiar (foto: panjimas)

JAKARTA (Suaramuslim.net) – Hasil survei terbaru Kementerian Agama (Kemenag) RI yang menyatakan bahwa Aceh menjadi kota paling tidak toleran disorot oleh peneliti Institute for the Study of Islamic Thought and Civilization (INSISTS), Dr. Tiar Anwar Bachtiar. Menurutnya penelitian tersebut ingin mengatakan bahwa kota yang menggunakan syariat Islam adalah kota paling tidak toleran.

“Saya menduga bahwa ini bukan hasil riset sungguhan, tapi sengaja dibuat untuk mengopinikan bahwa daerah-daerah yang keislamannya kuat adalah daerah yang paling tidak toleran. Tujuannya untuk menggenjot proyek-proyek deradikalisasi di daerah-daerah tersebut. Di balik proyek itu pasti ada agenda politis tertentu yang pastinya kita tidak tahu apa,” ujar Ustaz Tiar, sapaan akrabnya, saat dihubungi Suaramuslim.net, Selasa (17/12).

Selanjutnya, peneliti sekaligus pengurus INSISTS dan pakar sejarah ini meragukan akurasi dari riset ini.

“Saya sangat meragukan akurasi riset ini. Sangat tidak jelas apa indikator yang dipakai dalam riset ini,” tegasnya.

Ustaz Tiar lantas membandingkan apa yang sebenarnya terjadi di masyarakat di akhir-akhir tahun yang terjadi di Indonesia.

“Selama kurun waktu beberapa tahun ini justru intoleransi terjadi di Papua seperti kasus Tolikara, OPM, dan sebagainya,” tambahnya.

Penulis buku Pertarungan Pemikiran Islam di Indonesia ini lantas berharap masyarakat tidak mudah percaya dengan hasil penelitian-penelitian seperti ini.

“Jangan terlalu mudah percaya dengan indeks-indeksan seperti ini. Kita lihat saja kenyataannya di masyarakat. Seringkali indeks-indeksan ini cuma proyek atau proses untuk memuluskan proyek tertentu,” pungkasnya.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

Like this article?

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on WhatsApp
Share on Telegram

Leave a comment