Sirah

Lumpuh, buta, dan sebatang kara: Mengapa Abu Qilabah masih bersyukur?

Suaramuslim.net – Di sebuah tenda kumuh yang berdiri di pinggiran wilayah Syam, terbaring seorang pria tua yang menjadi saksi bisu atas puncak kesabaran manusia. Ia adalah Abdullah bin Zaid al-Jarmi, atau yang lebih dikenal sebagai Abu Qilabah, seorang ulama besar dari kalangan Tabiin. Namun, saat itu ia tidak sedang berada di atas mimbar, melainkan di […]

Lumpuh, buta, dan sebatang kara: Mengapa Abu Qilabah masih bersyukur? Read More »

Dua Pedang al-Akh yang Saling Menerjang

Oleh: Yusuf Maulana (penulis buku “Mufakat Firasat”) Selepas kekhalifahan Umayyah di Andalusia berakhir dan memulakan hadirnya raja-raja kecil (mulûk al-thawâ’if atau reyes de taifas), tanah Seville dikuasai Bani ‘Abbadiyyah. Kuasa yang dirintis Muhammad I ibn ‘Abbad itu tak berumur sampai seabad, hanya tiga raja dengan diakhiri oleh Muhammad II al-Mu’tamid. Pada era al-Mu’tamid, Bani ‘Abbad

Dua Pedang al-Akh yang Saling Menerjang Read More »