Nadjib Hamid saat menjadi salah satu narasumber dalam agenda Oase Bangsa yang diselenggarakan Radio Suara Muslim Network pada 20 Febuari 2019 di Kunokini Cafe Surabaya, foto: Suaramuslim.net

SURABAYA (Suaramuslim.net) – Narasumber Oase Bangsa Radio Suara Muslim Surabaya Nadjib Hamid mengatakan bahwa Muhammadiyah setiap pemilu tidak akan berpolitik praktis, namun lebih memilih sebagai pemadam kebakan di tengah pertarungan yang terjadi.

“Kezaliman konstitusi yang ada di negara ini, bahkan beberapa kali, memantik Muhammadiyah untuk turun tangan dan membenahi melalui judicial review beberapa undang-undang di Mahkamah Konstitusi. Namun sangat disayangkan, setelah gugatan dimenangkan Muhammadiyah, tidak ada respons positif dari pemerintah. Legislatif, eksekutif ini cuek. Maka Muhammadiyah seakan menjadi pemadam kebakaran,” ujar Wakil Ketua Pimpinan Muhammadiyah Jawa Timur ini.

Menurutnya karena banyak pasal yang bertentangan dengan UUD 1945 dan banyak sekali masyarakat yang terpecah belah, maka Muhammadiyah menjadi penengah dan berperan dalam jihad konstitusi.

Najib Hamid hadir menjadi salah satu narasumber di talkshow Oase Bangsa Radio Suara Muslim Surabaya, Rabu (20/2) di Kuno Kini Café & Resto. Hadir sebagai narasumber lainnya yaitu K.H. Salahuddin Wahid pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, Misbahul Huda selaku founder Rumah Kepemimpinan Indonesia dan Suparto Wijoyo pakar hukum dari Universitas Airlangga Surabaya. Oase Bangsa edisi kali ini mengambil tema Muslim Peduli Pemilu.

Reporter: Teguh Imami
Editor: Muhammad Nashir

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here