Waspada, Jangan Mengonsumsi ini Ketika Berbuka Puasa!

0
25

Suaramuslim.net – Jika tidak pandai memilih dan memilih makanan saat berbuka dan sahur, kesehatan kita akan terancam. Ibadah kita tentu saja akan terganggu. Berikut ini ulasan singkat mengenai makanan dan minuman yang tak boleh di konsumsi saat berbuka puasa.

Berpuasa mungkin membuat tubuh mengalami detoksifikasi atau pembuangan zat-zat beracun dari dalam tubuh. Namun, manfaat itu takkan dirasakan jika pola makanan saat sahur, berbuka dan malam tidak diperhatikan. Hal itu dikatakan konsultan gizi, Rita Ramayulis di Jakarta, pada Antara.

Puasa sangat memiliki banyak manfaat spiritual maupun kesehatan. Tak hanya itu, puasa juga kerap digunakan oleh banyak orang untuk menurunkan berat badan, juga dimanfaatkan sebagai ajang menurunkan kolestrol dan berbagai alasan kesehatan lainnya. Namun, terkadang realita yang  terjadi tidak semulus rencana yang telah disusun. Justru kebanyakan orang malah tak mampu mengendalikan nafsu makannya ketika puasa. Terlebih saat berbuka puasa, berbagai macam makanan dijajakan dan sangat menggugah selera. Segalanya seolah ingin dikonsumsi sebagai menu buka, tanpa harus mempertimbangkan baik buruknya.

1. Terlalu Banyak Minum Air Putih

Anggapan yang beredar di masyarakat bahwa setelah berbuka puasa, mereka harus minum air sebanyak-banyaknya untuk menghilangkan haus. Padahal, kenyataannya minum terlalu banyak air akan menyebabkan perut penuh dan mual. Sehingga minumlah air secukupnya ketika berbuka.

2. Makanan yang Digoreng

“Saat berpuasa organ tubuh mau detoks, kerja ringan. Konsumsi gorengan (makanan yang digoreng), dicerna dengan enzim lipase di mulut, enggak selesai lalu ke lambung, ke usus halus, berat kerjanya,” papar Rita pada health.liputan6.com. Makanan yang digoreng memperberat kerja organ pencernaan tubuh, akibatnya tubuh mudah lelah. Makanan gorengan baik di konsumsi malam hari.

3. Minuman yang Hanya Mengandung Sukrosa

Sukrosa saja tak cukup, namun diperlukan juga glukosa dan fruktosa. Saat berbuka puasa kita perlu segera menaikkan kadar gula darah hingga menjadi stabil dan sukrosa tak cukup untuk membuat gula darah stabil. Es teh yang sering menjadi pilihan hanya mengandung sukrosa, berbeda dengan kurma yang memiliki kandungan glukosa, fruktosa dan sukrosanya dan juga kaya serat, kalium, potassium dan vitamin.

4. Makanan yang Merangsang Asam Lambung

Misalnya makanan yang terlalu pedas, asam, terlalu manis dan mengandung kafein.

5. Makanan yang Mengandung Gas

Makanan yang mengandung gas tak baik dikonsumsi saat berbuka maupun sahur. Seperti nangka, kol, durian dan minuman berkarbonasi. Ketika berpuasa, kebutuhan energi menjadi lebih sedikit saat puasa. Karena itu, tubuh akan beradaptasi di mana penggunaan energi untuk tubuh bekerja menurun. Dalam situasi ini, konsumsi makanan perlu diatur tetap seimbang antara karbohidrat, protein, lemak, sayur, buah dan serat sesuai dengan kebutuhan kalori masing-masing sehingga metabolisme dalam tubuh tetap berjalan dengan baik. (muf/smn)

SHARE
Suara Muslim adalah jejaring media, menyajikan ragam materi yang mencerahkan, menyejukkan dan menyatukan secara on air, off air dan online.